Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Bengkulu Utara/firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Kepengurusan PWI Kabupaten Bengkulu Utara (BU) periode 2017-2020 secara resmi telah dikukuhkan oleh Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni SH MH dan disaksikan langsung Ketua PWI Pusat Margiono.
Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Bengkulu Utara yang dinahkodai Drs H Warsiman itu juga dihadiri Bupati BU, Wakil Bupati BU, Dandim 0423/BU, Kapolres BU, Ketua Pengadilan Agama BU, para pimpinan SKPD, camat, Forum Kades, ketua organisasi wanita, ketua parpol, dan para ketua ormas.
Ketua PWI Pusat Margiono pada sambutannya menegaskan, dengan usainya pelantikan dan pengukuhan, diharapkan PWI Kabupaten BU dapat menjalankan amanah sesuai dengan PD/PRT PWI serta mempedomani UU No 40 tahun 1999 tentang Pers.
“Embanlah amanah serta nama baik PWI karena pers itu selalu menjalankan aktivitasnya, bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi atas nama rakyat dan pembangunan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Margiono juga menegaskan, sebagai wartawan jangan ada sikap-sikap arogan, jangan ada itikad buruk selaku wartawan, sajikanlah berita-berita yang aktual dan faktual. “Arogan itu tidak zamannya lagi,” katanya.
Bupati BU Ir. Mian dalam sambutannya mengatakan, keberadaan PWI Kabupaten BU merupakan sebuah kebanggaan dan merupakan asetnya Kabupaten BU.
“Saya garis bawahi keberadaan wartawan menjadi mitra pemerintah dalam memberikan stimulir, merangsang pembangunan di daerah. Tentunya konsep dan garis bawah tadi bisa dijabarkan bahwa keberadaannya tidak mengganggu pemerintah,” ujar Mian.
“Saya katakan demikian karena masyarakat Bengkulu, masyarakat Bengkulu Utara secara ketahanan nasional masih di bawah garis kemiskinan, kondisi insfratruktur kita masih membutuhkan penanganan serius, kondisi pertumbuhan ekonomi kita yang masih butuh peranan dan upaya-upaya untuk meningkatkan rasa kebersamaan membangun tiga pilar yakni, pemerintah, dunia usaha dengan masyarakat menjadi satu kesatuan yang utuh,” papar Mian.
“Kita berharap melalui organisai PWI yang dibentuk tidak akan membuat masyarakat gaduh, tidak membuat masyarakat bingung akibat dari pemberitaan-pemberitaan yang tidak aktual dan faktual, tetapi itu tidak terjadi di kabupaten BU, kita berharap kepada media mempunyai kesamaan persepsi bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah sehingga pemberitaan berdasarkan kondisi aktual dan faktual sesuai dengan kemajuan dan kondisi saat ini,” tutup Mian.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni SH MH dalam sambutannya mengatakan keberadaan PWI harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah sesuai dengan tema HPN kali ini “Peranan Pers dalam Percepatan Pembangunan di Daerah”.
“Dorongan peringatan HPN di kabupaten ini untuk menepis hal-hal negatif yang dipersepsikan banyak masyarakat. Karena pers profesional, selalu memegang teguh kode etik. Salah satu isi kode etik terebut adalah tidak memiliki itikad buruk,” jelas Zacky.
“Saya berharap keberadan PWI di Kabupaten BU ini bisa memegang teguh kode etik dan undang-undang pers,” tutup Zacky.
 
==========
Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire