Petaka di Galian Tanah, Warga Sukaraja Meregang Nyawa

LEBONG, sahabatrakyat.com- Suasana duka membekap keluarga dan kerabat Almarsir (52 tahun). Musibah longsor tanah timbunan yang tengah ia gali telah merenggut nyawa warga Desa Sukarajo, Amen itu, Jumat (20/12/2019).
Peristiwa bermula saat korban tengah bekerja menggali lalu memindahkan tanah ke sebuah mobil Suzuki Carry Pick up BD 9115 di Desa Embong, Kecamatan Uram Jaya.
Aktivitas itu dia lakoni bersama sejumlah rekannya. Hari itu sudah lewat pukul 14.00 WIB ketika seorang rekannya melihat gerakan tanah dari puncak lokasi galian.
Tanda-tanda tanah bakal longsor itu lalu dia beritahukan kepada orang-orang yang sedang menggali. Termasuk korban.
Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pria yang disapa Al itu terlambat menjauh ketika tanah benar-benar runtuh.
Tubuh Al pun hilang dikubur tanah.
Suasana seketika geger. Apalagi tak hanya Al yang jadi korban.  Mobil pengangkut dan seorang rekannya bernama Topan (50) tahun juga terjebak. Setelah badannya dicengkeram longsor.
Upaya pertolongan pun segera diberikan setelah amukan longsor reda. Puluhan warga mengerahkan alat dan tenaga untuk menyelamatkan para korban.
Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kasatreskrim, Iptu Andi Ahmad Bustanil kepada wartawan mengatakan korban Al sudah meninggal saat berhasil ditemukan.
“Korban atas nama Almasir alias Al meninggal dunia tertimbun tanah dengan posisi tengkurap dan mengalami luka parah di bagian dada akibat terbentur benda tajam,” ujarnya.
Sebelum dibawa ke rumah duka, Al sempat dibawa ke Puskesmas Muara Aman untuk dilakukan autopsi dan dijahit lukanya.
Sementara korban Topan mengalami cidra di kaki setelah sempat berlari dan tertimbun setengah badan
“Hanya tertimbun setengah badan dan mengalami keseleo di bagian kaki dan pinggang,” tandas Andi.


Pewarta: Aka Budiman