
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Para pedagang kaki lima atau PKL di sekitar alun-alun Rajo Malim Kota Arga Makmur mendukung program dan target Pemkab Bengkulu Utara meraih penghargaan Adipura. Mereka bersedia ditempatkan di auning atau yang disarankan. Bahkan agar lingkungan di sekitar alun-alun tetap nyaman dan bersih, PKL meminta Pemkab Bengkulu Utara membangun fasilitas umum lainnya, seperti toilet.
“Kita tidak keberatan pindah ke dalam auning, soal rezeki itu Allah yang mengatur,” kata seorang PKL yang tak mau dituliskan nama. “Kita berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait kiranya untuk dapat memfasilitas umum yang mana menjadi sebuah kebutuhan dasar, seperti toilet umum salah satunya,” tambah sumber itu.
Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Utara Budi Harjo, SH saat dikonfirmasi di alun-alun Rajo Malim Paduko Kota Arga Makmur mengatakan, “Kalau seperti ini kan enak lihatnya tidak semerawut lagi. Karena ini aturan pedagang selamanya berada di auning seandainya ada yang kembali keluar kita arahkan kembali ke dalam auning, mereka akan selalu kita pantau,” jelas Budi.
Budi mengatakan, pihaknya belum tahun jumlah pedagang yang kerap mangkal di alun-alun. “Karena pedagang di sini ada yang tidak menetap, tetapi sepertinya dari pantauan kita para pedagang yang selama ini berjualan disini sudah terakomodir berjualan di dalam auning yang telah disediakan,” ujar Budi.
Soal permintaan fasilitas umum seperti toilet, Budi setuju. “Ya namanya tempat umum harus ada toilet. Paling tidak kan orang yang ada dan berkunjung ke alun-alun tidak buang air sembarangan, wc yang representatif lah,” katanya. (MS Firman)





