Polisi Sudah Periksa 2 Guru, Guru Lena Bilang TTD-nya Dipalsukan 4 Tahun

SDN 033 Bengkulu Utara/Foto: sahabatrakyat.com-Firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Polres Bengkulu Utara membuktikan komitmennya untuk mengusut dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan yang terjadi di SDN 033 Bengkulu Utara (BU) meski guru dan kepsek yang sempat seteru sudah damai setelah dimediasi dinas terkait.

Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan kepada wartawan mengatakan, setelah menerima pelimpahan dari Mapolda terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan pihaknya segera menindak-lanjuti dengan memanggil pihak-pihak terkait.

Seperti pada Kamis (25/06/2020) lalu, penyidik bahkan sudah meminta keterangan resmi dua guru yang menjadi pelapor dalam perkara ini. Mereka adalah Susi Aprianti dan Lena.

“Kita telah memanggil dua guru yang turut serta sebagai saksi pelaporan di Mapolda Bengkulu. Dimana, kedua guru ini salah satu di antaranya dimintai keterangan kebenarannya terkait tanda tangan yang ada di SPJ pelaporan dana BOS terhadap belanja jasa honor tambahan jam mengajar untuk siswa kelas VI,” ujar AKP Jery Nainggolan.

Kedua guru yang telah menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Mapolres BU, Susi Aprianti dan Lena, juga membenarkan telah menjalani pemeriksaan tersebut.

“Apa yang menjadi materi pemeriksaan tidak jauh beda dengan materi yang ada di laporan. Sejauh ini, kami berharap kasus ini dapat ditindaklanjuti oleh pihak penegak hukum,” kata mereka.

Susi lantas mengungkap informasi terbaru dimana ada nama guru yang tidak memberikan tambahan jam mengajar malah namanya ada di laporan SPJ tersebut.

Sementara guru Lena yang tanda tangannya diduga dipalsukan, saat diminta keterangan, mengatakan kwitansi yang ada tanda-tangan atas namanya mulai tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019, bukan tanda tangannya.

Sementara kepala SDN 033 saat mediasi di Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu sudah mengakui kesalahannya dan menyatakan bahwa bukan dia yang menandatangai, tetapi bendahara.


Pewarta: MS Firman