Pranata Foundation Wujudkan Mimpi Anak-Anak Air Kuro

Kelas jauh SDN 125 Bengkulu Utara saat ini setelah dibangun

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, tak terkecuali bagi warga yang bermukim di Dusun Air Kuro Desa Suka Maju, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Bengkulu Utara.
Meski di sana sudah berdiri sebuah sekolah dasar kelas jauh, namun kondisinya sangat memprihatinkan, yakni masih berlantai tanah dengan dinding bangunan yang berbahan papa dan berlubang.
Sementara upaya pemerintah daerah untuk pembangunan sekolah tersebut terganjal aturan sebab lokasinya dalam kawasan hutan produksi terbatas.
SD 125 sebelum dibangun

Namun melalui Pranata Foundation, Andaru Pranata SE mengulurkan bantuan guna mewujudkan mimpi anak-anak setempat agar dapat mengecap pendidikan dengan dukungan sarana dan prasarana yang layak.
Putra sulung Ir Mian, Bupati Bengkulu Utara, itu mengaku tersentuh dan prihatin setelah melihat langsung kondisi warga dan fasilitas pendidikan yang ada di sana. Dan berkat dukungan para donatur, tokoh masyarakat dan warga, rencana pembangunan sekolah pun direalisasikan.

“Semoga dari sini lahir penerus yang membanggakan bangsa dan sekarang sekolah mereka sudah layak, yang sebelumnya berdinding papan penuh lubang, berlantaikan tanah sudah menjadi bangunan permanen,” harap Andaru.
“Ini pecut untuk kita semua, bahwa masih ada adik-adik, generasi bangsa yang belum mengenyam pendidikan secara layak dan ini merupakan panggilan jiwa untuk sedikit memberikan kontribusi dan karya nyata bagi ibu pertiwi melalui pendidikan,” kata Andaru Pranata, SE kepada sahabatrakyat.com  belum lama ini (14/4/2018) melalui sambungan selulernya.
Warga setempat bergotong royong membangun SDN 125 Kelas jauh

Andaru mengaku miris ketika melihat siswa-siswi SDN 215 Bengkulu Utara kelas jauh di Dusun Air Kuro melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, berlantaikan tanah dan berdindingkan papan yang sudah berlubang.
“Dalam hal ini sekolah yang sudah tidak layak, kita tidak bisa menyalahkan pemerintah daerah karena seperti yang kita ketahui Dusun Air Kuro berada dalam kawasan HPT, sehingga Pemda tidak bisa mengucurkan anggaran pembangunan baik pendidikan, kesehatan, maupun infrasturuktur karena bertentangan dengan aturan yang ada. Melalui Pranata Foundation, kami tergerak dan terpanggil untuk mencari solusi,” tuturnya.
Andaru Pranata saat foto bersama anak-anak SD 125 kelas jauh di Dusun Air Kuro

Dikatakan Andaru, program itu berawal saat kunjungan pertamanya pada Maret 2017. Saat itu ia melihat kondisi sekolah tidak layak. Andaru lalu berinisiatif melakukan pertemuan dengan Kepala Desa Suka Maju Mukhlis dan tokoh masyarakat setempat guna membahas program realisasi pembangunan SD tersebut pada bulan Desember 2017.
“Alhamdulillah berkat keiklasan dalam berkarya dan memajukan dunia pendidikan pada Minggu tanggal 17 Desember 2017 dimulai gotong royong swadaya masyakarat membangun SD,” cerita Andaru.

Sekira lima kali memantau kegiatan pembangunan SD tersebut, akhirnya pada Rabu (11/4/2018) hasil pembangunan SD diresmikan bersamaan hari ultah masyarakat Dusun Air Kuro.
“Pranata Foundation mengucap terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap pembangunan SD ini, termasuk para donatur lainnya, ini berkah buat kita semua.”
“Kami berharap akan hadir generasi bangsa dari SD ini, memiliki prestasi, berbicara di kancah nasional bahkan dunia, seperti kisah Laskar Pelangi. Berkaryalah dan berbaktilah  terus pada ibu pertiwi,” tutup Andaru.

 
Sementara itu salah satu warga mengungkapkan terima kasih kepada Andaru yang telah peduli dan memberikan bantuan dalam pembangunan SDN 215 kelas jauh di Dusun Air Kuro. “Berkat kebaikan Mas Andaru akhirnya kami warga Air Kuro memiliki sekolah yang layak.” (ADV)


Laporan: MS Firman
Editor: Jean Freire