Pungli Lagi di Taman Smart City Karang Nio Lebong?

Seorang oknum warga yang diduga menarik uang parkir dari pengunjung Taman Smart City Karang Nio

LEBONG, sahabatrakyat.com- Praktik pungutan liar di Taman Smart City Karang Nio Lebong diduga kembali terjadi. Agaknya keramaian pengunjung selama libur lebaran ini dimanfaatkan oknum untuk mengais rupiah meski sadar ulahnya tak legal.
Salah seorang pengunjung yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui apakah uang parkir yang dipungut sejumlah oknum di sekitar taman itu legal atau ilegal. Namun sepenhetahuannya tahun lalu pungut parkir itu dilarang. Bahkan ada kejadian yang sampai dilaporkan ke penegak hukum.
“Ati ku namen pungli atau coa ne karno dasar ne coa ku namen (Belum saya tahu pungli atau bukan karena dasarnya saya tak tahu),” ujarnya.
Sementara itu pengunjung lainnya, Adrian mengatakan, dirinya pernah diminta uang parkir saat berkunjung, namun saat ditanya surat izin pungutan parkir, oknum pengambil uang parkir itu langsung pergi tanpa berkata apapun.
“Saya kan cuma bertanya, tapi saat saya minta keterangan dia langsung pergi,” katanya.
Plt Kepala Dinas Kominfo dan SP Kabupaten Lebong, Donni Swabuana mengatakan, saat ini pengelola Taman Smart City Karang Nio bukan lagi Dinas Kominfo. Urusan itu, kata dia, sudah dipegang Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebong belum terkonfirmasi terkait dugaan pungli yang sudah menjadi buah bibir masyarakat ini. Kepala DLH Zamhari Bahrun belum membalas pertanyaan sahabatrakyat.com via pesan singkat ke nomor ponselnya.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Dinas PUPR Lebong, Ummi Haniar Rambe ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum ada mengeluarkan izin parkir di kawasan tersebut.
“Belum. Kalau dari perhubungan yang resmi memiliki kewenangan parkir tepi jalan umum tidak mengeluarkan izin parkir di wilayah tersebut. Jelas itu pungli,” tegas Ummi.


Laporan: Aka Budiman