Bupati Mian saat memberi reward jam tangan kepad dua warga/ms firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Saat menyerahkan sertifikat tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Gedung Serba Guna Kecamatan Padang Jaya, Rabu (20/2/2019) lalu, Bupati Bengkulu Utara Ir Mian memberikan jam tangan kepada warga yang berani tampil maju ke depan.
Ada dua orang yang maju dan diberikan waktu untuk mengungkapkan pendapat terkait PTSL kerjasama pemerintah daerah dengan BPN. Setelah itu masing-masing diberi reward berupa jam tangan dan langsung diserahkan Bupati.
“Mengapa memberikan jam tangan kepada perwakilan masyarakat yang bersedia maju ke depan? Ini filosofinya: agar kita tidak boleh berleha-leha dengan waktu, kita mesti menghargai waktu, dan manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya.”
“Karena apa, yang paling mahal dan berharga di dunia ini bukan emas berlian, bukan uranium. Yang paling mahal di dunia itu adalah waktu, karena waktu tidak bisa mundur,” pesan Bupati Mian.
Karena itu, kata Bupati, bekerjalah dengan bijak, bekerjalah dengan semangat. “Waktunya bergotong-royong mari gotong-royong jangan digunakan waktu dengan hal yang macam-macam,” kata dia.
Filosofi ini, aku Mian, didapat dari terapan Bapak Jokowi saat pertemuan dengan semua kepala daerah.
Adapun dua warga yang mendapatkan jam tangan itu adalah Arsini, warga Desa Air Lakok, Kecamatan Batik Nau dan M. Zen, warga Desa Padang Kala, Kecamatan Air Padang.


Penulis: MS FIRMAN