Sempat Dihadang Parang, Polisi Akhirnya Tangkap Tsk Cabul

DPO tiga bulan, tersangka cabul di Kaur ditangkap

KAUR, sahabatrakyat.com Usai melarikan diri dan bersembunyi hingga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) hingga 3 bulan, polisi akhirnya berhasil menangkap IR (17 tahun), tersangka pencabulan terhadap anak di bawah umur.

IR yang masih berstatus pelajar dan tinggal di Desa Manau IX 2, Kecamatan Padang Guci Hulu (Pagulu) Kabupaten Kaur, itu ditangkap Tim Buser Sat Reskrim Polres Kaur Polda Bengkulu, Kamis (30/07/2020).

“Ya untuk pelaku pencabulan anak dibawah umur dan sempat masuk DPO kita sekitar tiga bulan lalu, kini sudah kita amankan. Dan kini ditahan di Mapolres Kaur,” kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Puji Prayitno S.IK MH melalui Kasat IPTU Pedi Setiawan SH MH dilansir Tribratanewsbengkulu.com, Sabtu (01/08/2020).

Iptu Pedi mengatakan, IR diamankan polisi di rumah orang tuanya di Desa Manau IX 2 sekitar pukul 02.00 WIB. Penangkapan tersangka bermula dari laporan orang tua korban.
Dalam laporan orang tua korban tersebut, kejadian berawal pada Rabu tanggal 29 April 2020 sekitar pukul 16.00 WIB. Pelaku membawa korban pergi ke perkebunan sawit dan mencabuli korban.

Mendapati laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan keberadaan tersangka. Titik terang keberadaan tersangka terkuak setelah tiga bulan penyelidikan.

Upaya penanangkapan oleh anggota Sat Reskrim yang dipimpin KBO Ipda Joko Susanto bukan tanpa hambatan. Orang tua pelaku sempat menghalangi polisi dengan mengacungkan sebilah parang.

“Waktu kita lakukan penangkapan memang sempat kesulitan karena keluarga korban sempat melindungi korban dengan mengancam pakai parang. Tapi karena kita sigap, akhirnya, alhamdulillah, berhasil kita amankan,” jelas Pedi.

Pedi menegaskan, tersangka akan dijerat pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.


Editor: Jean Freire