BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Saluran irigasi di Kelurahan Kemumu yang dikenal dengan Irigasi PAUL sudah tiga kali merenggut nyawa. Terakhir, seorang pemuda warga Desa Karang Anyar II tewas di sana saat mandi bersama teman-temannya.
Penasaran dengan saluran itu, berikut penampakannya yang diabadikan wartawan sahabatrakyat.com di Kabupaten Bengkulu Utara, MS Firman:




Pasang Peringatan!
Sementara itu, tak ingin terjadi peristiwa serupa Pemerintah Kecamatan Arma Jaya mengatakan bakal memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi.
“Tidak boleh mandi masuk ke dalam terowongan tersebut,” ungkap Camat Arma Jaya Rahmat Hidayat, kepada sahabatrakyat.com, Selasa (20/3/2018) melalui sambungan selulernya.
Kata Rahmat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PU Pengairan Provinsi agar bisa dipasang tanda semacam jaring atau trail sehingga orang yang mandi tidak bisa masuk ke dalam terowongan.
“Kita mau melarang orang mandi tidak mungkin karena warga setempat yang di bawah juga mencuci dan mandi di sana.
Kita juga sudah koordinasi dengan kantor Kelurahan Kemumu, secepatnya kita akan beri tanda peringatan kembali,” ujarnya.
Selama ini, lanjut Rahmat, usaha dan upaya pencegahan dan peringatan sudah lebih dari cukup. “Namanya manusia kita tidak bisa selalu mengawasi,” cetusnya.
Rahmat menandaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak PU Pengairan Provinsi, sebab penganggaran itu, kata dia, tidak segampang seperti apa yang dibayangkan.
“Kita juga akan meminta bantuan dengan anggota DPR Dapil Bengkulu Utara seperti Pak Tantawi Dali untuk memfasilitasi pengamanan itu gimana secepatnya apakah di APBDP agar kedepan tidak ada warga yang menjadi korban lagi.
Karena irigasi tersebut tempat pemandian umum masyarakat di sekitar sana,” urainya.
Camat menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengambil resiko. Mereka diminta menjaga diri. “Dan jaga keselamatan, karena kalau sudah kejadian seperti ini kita harus menyalahkan siapa?
” kata dia.
“Kepada para orang tua untuk selalu mengingatkan kepada anak-anaknya untuk lebih hati-hati bila mandi di irigasi tersebut. Mandilah di area yang benar-benar aman dan tidak membahayakan diri,” tutupnya.
Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire





