Tabrakan di Gunung Selan, Pelajar Bonceng Guru Honor Luka Parah

Lakalantas di Desa Gunung Selan, Minggu (27/11/2016) sore. Seorang pelajar luka parah. Tampak polisi melakukan olah TKP dan sepeda motor yang diamankan di Mapolres BU/foto firman-sahabatrakyat.com
Lakalantas di Desa Gunung Selan, Minggu (27/11/2016) sore. Seorang pelajar luka parah. Tampak polisi melakukan olah TKP dan sepeda motor yang diamankan di Mapolres BU/foto firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Gunung Selan, Kecamatan Arga Makmur, Minggu (27/11/2016) sekitar pukul 16.30 WIB. Dua sepeda motor bertabrakan hingga mengakibatkan para pengendara menderita luka parah.

Pengendara yang terluka parah diketahui bernama Nanda, seorang pelajar, warga Desa Gunung Selan. Saat kejadian ia membonceng Yesi, seorang guru honorer. Mereka mengendarai sepeda motor Yahama Mio J Nopol BD 4950 SD. Sedangkan lawannya bernama Ari, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter BD 4952 SE.

Pantauan sahabatrakyat.com, motor Mio J yang dikemudikan Nanda melaju dari arah Arga Makmur menuju Gunung Selan dengan kecepatan sedang. Sedang Ari melaju dari arah sebaliknya diduga dengan kecepatan tinggi.

Tepat di jalan menikung di Desa Gunung Selan, Ari diduga hilang keseimbangan hingga masuk lajur kanan. Naas, Jupiter yang dikemudikannya menghantam Mio J yang dikemudikan Nanda hingga terpental sampai ke dalam selokan.

Warga yang mendengar sumber suara langsung berlari ke tempat kejadian. Mereka segera memberi pertolongan. Para korban dilarikan ke rumah sakit umum Arga Makmur. Nanda yang mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan kirinya patah terpaksa dirujuk ke RSUD M.Yunus Bengkulu.

Kasat Lantas BU AKP Jauhari Fitri Casdy saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com, Minggu (27/11/2016) mengatakan, unit laka sudah turun melakukan olah TKP. “Kita sudah mengamankan dua motor yang terlibat kecelakaan tersebut,”ujarnya.

Untuk sementara, lanjut Jauhari, pihaknya belum dapat menyimpulkan siapa yang melakukan kelalaian. “Kita masih melakukan pendalaman,”katanya.

Jauhari menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar berhati-hati. “Bagi pengguna jalan supaya berhati-hati dan untuk para remaja agar tidak melakukan kebut-kebutan kerena bisa membahayakan. Selain nyawa sendiri juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.

Penulis: MS Firman
Editor: Jees