Tim Ahli Kaji Menyeluruh Longsor di Lokasi PGE

Bupati sampaikan harapan Pemkab Lebong kepada Tim Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI terkait bencana longsor dan banjir bandang di lokasi PT PGE, beberapa waktu lalu
Bupati sampaikan harapan Pemkab Lebong kepada Tim Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI terkait bencana longsor dan banjir bandang di lokasi PT PGE, beberapa waktu lalu

LEBONG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Pusat akhirnya menurunkan tim ahli untuk melakukan kajian secara menyeluruh bencana longsor Bukit Belerang yang menimpa pengeboran panas bumi Cluster A milik PT. Pertamina Geotermal Energi (PT. PGE) Hulu Lais di wilayah Lebong Selatan,  pada 28 April 2016 lalu. Tim ahli yang terdiri dari 9 orang berkompeten sesuai dengan bidangnya masing-masing ini, sejak Rabu (24/8) sudah mulai melakukan tugasnya dengan turun langsung ke lokasi bencana.

Sementara itu, dalam acara ramah tamah yang digelar di Rumah Dinas Bupati Lebong, Selasa (23/8) malam, Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.Ip, M.Si mengatakan bahwa hingga kini Pemda Lebong belum menentukan status apapun terkait kejadian longsor dan banjir bandang itu karena perlu adanya check-recheck-crosscheck terhadap bencana yang terjadi.

“Saya berharap kepada Tim Ahli yang turun untuk dapat mejembatani penyelesaian kejadian tanah longsor di Lebong. Dimana kejadian tersebut berdampak pada masyarakat, aliran sungai, lahan pertanian warga tidak dapat ditanam akibat tertimbun material campuran vulkanik, ” ujar Bupati Rosjonsyah.

Sementara itu Ketua tim, Osten Sianipar, SH, M.Si yang juga menjabat Kasubdit PSLH-LP Bidang SDA memastiakan tim akan bekerja secara profesional dan indepeden. “Kita akan bekerja sebagai profesional dan independen. Untuk itu saya berharap dukungan semuanya baik masyarakat maupun pemerintah daerah. Rencananya Jumat, kami akan kembali ke Jakarta,” ujarnya. (cw3)