Tren Lalu Lintas Bengkulu Utara; Kasus Pelanggaran Turun, Kasus Kecelakaan Naik

Usai Apel, Kapolres, ketua DPRD, pimpinan OPD dan jajaran Polantas Polres Bengkulu Utara foto bersama/foto firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Operasi Simpatik Nala 2017 yang digelar Polri patut didukung semua pihak. Ini dalam rangka mengurangi atau menekan pelanggaran di jalan raya sekaligus meningkatkan disiplin para pengguna jalan.

Di Bengkulu Utara, misalnya, tren pelanggaran lalu lintas kurun 2015-2016 memang menunjukkan tren penurunan. Namun pada saat yang sama, kasus kecelakaan dan korban luka ringan, berat hingga meninggal dunia justru menunjukkan tren kenaikan.

Berdasar data terhimpun sahabatrakyat.com, jumlah pelanggaran lalulintas berupa tilang di tahun 2015 sejumlah 3.271 kasus, sedangkan di tahun 2016 sejumlah 3.019 kasus atau turun 29,2%.

Untuk tindakan teguran di tahun 2015 berjumlah 1.393, sedangkan di tahun 2016 berjumlah 1.209 atau mengalami penurunan trend 13,2%.

Lalu angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2015 berjumlah 119, sedangkan di tahun 2016 berjumlah 169 atau mengalami kenaikan trend 42%.

Korban meninggal dunia di tahun 2015 berjumlah 49 orang sedangkan di tahun 2016 berjumlah 52 orang atau mengalami peningkatan trend 6,12%.

Korban luka berat di tahun 2015 berjumlah 71, sedangkan tahun 2016 berjumlah 91 atau naik 28,16%. Untuk luka ringan di tahun 2015 berjumlah 100, sedangkan di tahun 2016 berjumlah 2016 atau mengalami kenaikan trend 105%.

Sementara kerugian materi yang ditimbulkan di tahun 2105 sebesar Rp 374,3 juta sedangkan tahun 2016 sebesar 525,8 juta atau naik 40,45%.

Operasi Simpatik Nala 2017
Sementara itu, untuk memastikan kesiapan jajarannya, Polres Bengkulu Utara, Rabu (1/3/2017) juga menggelar apel pasukan Operasi Simpatik Nala 2017. Upacara diikuti personil Polres, Kodim 0423/BU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom, dan pelajar SMA.

(Kiri: Tamu undangan upacara dan (kanan) penyematan pita kepada peserta upacara oleh Kapolres sebagai tanda dimulainya Ops Simpatik Nala 2017/foto firman-sahabatrakyat.com

Upacara yang dipusatkan di lapangan hijau Mapolres Bengkulu Utara itu dipimpin langsung Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andhika Vishnu, SIK selaku inpektur upacara. KBO Lantas Iptu Kenang. S tampil sebagai komandan upacara dan Kompol Restu sebagai perwira upacara.

Operasi ini dimulai tanggal 1 sampai dengan 21 Maret 2017, operasi simpatik nala ini digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolres Bengkulu Utara, menyampaikan, apel gelar pasukan ini digelar bertujuan untuk mengetahui kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung agar operasi berjalan optimal.

Ditambahkannya, Operasi Simpatik ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Kemudian, juga untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Selain itu, juga untuk menekan korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Kakorlantas.

Pantauan sahabatrakyat.com. apel gelar pasukaan itu dihadiri Ketua DPRD BU Aliantor Harahap, SE, Dandim 0423/BU Letkol Czi Syaipul Rachman, SE, Asisten III Ramadanus, SE, Kepala Dinas Perhubungan Eka Hendriyadi, SH, MH, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang BU, Heru Susanto, ST, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah, Made Ostawa, dan pejabat utama polres Bengkulu Utara. (MS FIRMAN)