Warga Bukit Makmur: Pak Bupati Mian, Mohon Anak Saya Juga Dijenguk…

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com – Dwi Maryati tampak resah dan tiada daya. Buah hatinya Arsyla yang menderita sakit jantung bocor dirujuk ke salah satu rumah sakit di Jakarta demi kesembuhan. Tapi dia terbentur biaya.

Jangankan biaya ke ibukota negara, iuran BPJS mandirinya saja sempat menunggak 10 bulan sebelum ditalangi Pemkab Bengkulu Utara lewat migrasi ke BPJS PBI sehingga putrinya kembali dirawat.

Sudah berbagai cara ditempuh keluarga untuk kesembuhan Arsyla. Apa daya semua upaya terbentur keterbatasan ekonomi. Padahal untuk menangani sakit seperti yang dialami Arsyla, dibutuhkan biaya tidak sedikit.

“Saya serahkan gimana baiknya untuk anak saya karena waktunya singkat tanggal 11 Februaru 2020 ini, mau tidak mau kami harus punya keputusan, karena anak saya harus dirujuk ke Jakarta,” ungkap Dwi Maryanti saat dibincangi sahabatrakyat.com, Jum’at (17/1/2020).

Dwi Maryanti mengaku sempat bertanya ke dokter apakah anaknya tidak bisa ditangani di sini meski tiap bulan harus bolak balik ke Bengkulu.

“Jawab dokter: buk sekarang ini saya hanya memberitahu kalau memang anak ibu ini bisa disembuhkan kenapa harus kita menunggu lama, kenapa kita harus menunggu lebih parah, bukankah harapan kita anak ibu cepat sebuh, sekarang ini kita bukan menunggu masalah umur, yang jelas ibu ke sana itu akan mendapatkan perawatan yang lebih maksimal,” kata Dwi Maryati mengulang pesan dokter.

“Saya sudah pasrah, kalau memang ada jalan untuk membawa anak saya, saya sangat mengharapkan bantuan para dermawan dan bapak, ibu sekalian yang murahati,” pinta Dwi Maryati.

Lanjut Dwi Maryati, “Harapan saya melalui media ini tolong disampaikan juga sama bapak bupati, mudah-mudahan bapak bupati bisa berkunjung juga ke gubuk kami supaya bapak bupati tahu keadaan kami seperti apa dan mudah-mudahan bapak bupati bisa melihat langsung kondisi anak saya saat ini.”

“Saya sangat mengharapkan bapak bupati dapat melihat anak saya. Namun jikalau bapak bupati tidak bisa kami juga tidak bisa memaksa.”

“Kami pun gigih memperjuangkan biaya pengobatan anak kami melalui segala lini sembari kami harus bersabar menunggu uluran tangan para dermawan.”

Terpisah, Kepala Desa Bukit Makmur, Hartono, S.Pd mengharapkan ada uluran tangan dari para dermawan untuk meringankan beban warganya yang menderita jantung bocor agar mendapatkan penangan medis secara maksimal.

Bagi para dermawan yang sudi mengulurkan tangan dapat mengirimkan langsung ke kediaman Arsyila di RT/RW. 22/04 Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kontak person Dwi Maryanti (Ibu Arsyila) di 0822 6183 8474, atau dapat mengirimkan langsung ke rekening Ibu Dwi Maryanti Bank BNI 0826375223.


Pewarta : MS Firman