LEBONG, sahabatrakyat.com– BUMDes Mentari Uram merupakan salah satu badan usaha milik desa di Desa Kota Baru, Kecamatan Uram Jaya yang menerima modal usaha dengan jumlah yang tak sedikit. Dalam dokumen APBDes Kota Baru 2019, diketahui penyertaan modalnya bakal mencapai Rp 445 juta.
Dengan modal yang terbilang besar itu, pemerintah kecamatan dan desa setempat berharap BUMDes mampu mengelolanya secara baik, benar, dan tepat agar misi meningkatkan ekonomi desa bisa dicapai.
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam tata kelola lembaga dan keuangan itu lah, pemerintah Desa Kota Baru memfasilitasi pelatihan bagi pengelola BUMDes. Bimbingan teknis dengan menghadirkan tenaga ahli kabupaten itu berlangsung pada Kamis (17/10/2019) di kantor desa.
Plt Camat Uram Jaya Iwan Jang Jaya SE dalam arahannya mengingatkan pengurus BUMDes Mentari Uram agar sungguh-sungguh mengelola badan usaha ini. Ia menekankan pentingnya tata kelola BUMDes yang transparan dan akuntabel.

“Selain secara periodik memberi laporan ke pemerintah kecamatan, pengurus juga sebaiknya mengumumkan perkembangan BUMDes kepada masyarakat. Misalnya di masjid sebelum shalat Jumat,” arahan Iwan.
Iwan juga memotivasi pengelola BUMDes dengan kisah sukses BUMDes di desa lain dimana modal usahanya sudah mencapai milyaran rupiah berkat pengelolaan yang baik.
Kepala Desa Kota Baru Abdullah mengatakan, menjadi pengelola BUMDes adalah mengemban amanah masyarakat. Berhasil tidaknya BUMDes akan menjadi catatan tersendiri bagi pengurus. Karena itu ia berharap pelatihan itu bisa memberi gambaran bagaimana mengelola BUMDes ke depan.
Dalam pelatihan itu sendiri ada dua pokok bahasan atau materi yang dipaparkan oleh dua narasumber, Emistuatanasay–tenaga ahli bidang pengembangan ekonomi desa, dan Indra Jaya–tenaga ahli perencanaan. Yakni tata kelola dan pengelolaan keuangan BUMDes.
Pewarta: Aka Budiman dan Sumitra Naibaho





