Hearing dengan Dispendik, Komisi I DPRD BU Soroti DAK & BOS

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Komisi I DRPD Bengkulu Utara (BU) meminta Dispendik BU agar mengelola dana alokasi khusus (DAK) pendidikan sebaik mungkin demi pemerataan pembangunan, khususnya rehab sekolah. Dewan juga menyorot pengelolaan dana BOS yang belum optimal.
Permintaan itu mengemukan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi I dengan Dinas Pendidikan BU yang berlangsung pada Senin (12/8/2019) di DPRD BU dipimpin Ketua Komisi I Fitra Martin.

“Dana BOS yang semestinya dapat meringankan beban orang tua murid, sering kali menjadi problem. Keluhan orang tua murid mengenai ketersediaan buku di sekolah yang informasinya sering kali menjadi kendala, dimana buku-buku yang ada di sekolah tidak sesuai dengan kurikulum, sehingga orang tua murid terbebani dengan biaya ini-itu yang seharusnya tidak terjadi,” ucap Fitra Martin.
Ke depan, harap Fitra Martin, agar persoalan-persoalan seperti itu tidak ada lagi maka Dispendik harus melakukan perbaikan menyeluruh. Ia juga meminta Dispendik melaksanakan kegiatan sesuai juklak & juknis.

“Jangan keluar dari aturan yang ditetapkan agar nantinya tidak ada masalah yang terjadi,” kata Fitra Martin.
Wakil Ketua Komisi I Sonti Bakara menambahkan, alokasi DAK yang dikelola Dispendik hendaknya berdasarkan skala prioritas, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Supaya anggaran tersebut tepat sasaran.
Selain itu, untuk memenuhi fasilitas guru, baik yang PNS maupun yang tercatat sebagai GBD, agar terinventarisasi dengan tepat. Sehingga kebutuhan di setiap sekolah terpenuhi dengan tepat pula.

“Anggaran DAK yang ada di Dispendik BU agar diinventarisir menyeluruh. Jangan hanya terfokus pada bangunan sekolah yang sudah pernah direhab. Coba sentuh sekolah-sekolah yang sama sekali belum pernah tersentuh oleh pembangunan,” ujar Sonti.
Sonti mencontohkan ada SD di Tanjung Kemenyan yang kondisinya masih lantai tanah dan berdebu sebagai salah satu yang perlu diprioritaskan. “Intinya lakukanlah pemerataan di sektor pendidikan agar seluruh elemen anak bangsa ikut merasakan pendidikan yang layak di negeri ini,” beber Sonti Bakara. (ADV/MS. Firman).