Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ini Tanggapan Gubernur Bengkulu

Rohidin Mersyah

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Terkait langkah Lentera Kedaulatan Rakyat (Lentera) melaporkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ke Bareskrim Polri terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi upah pungut pajak, Gubernur Rohidin angkat suara.
Dikonfimasi sahabatrakyat.com, Jumat (4/1/2018) malam, Rohidin menegaskan bahwa upah pungut yang dibayarkan itu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, yakni dari Januari-Desember sesuai dengan capaian target yang ditetapkan.
“Dibayarkan setiap 3 bulan sekali berlaku untuk seluruh Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati/Wabub dan Wako/Wali seluruh Indonesia. Contoh untuk triwulan terakhir 2018 akan dibayarkan sekitar bulan Maret 2019 nanti. Jadi penetapan itu sudah mengikuti aturan UU. Ketentuan dengan pola seperti ini berlaku di seluruh Indonesia dan sudah berjalan dari tahun ke tahun,” papar Rohidin.
Rohidin mengatakan, adanya laporan Lentera tersebut menjadi peringatan baginya agar hati-hati. “Mengingatkan saya untuk lebih hati-hati. Kontrol dari masyarakat begitu baik. Untuk kemajuan Bengkulu,” kata Rohidin melalui pesan WhatsApp.


Penulis: Jean Freire