Mau Habisi Kades, Warga Pagar Jati Tusuk Polisi

Polres BU saat gelar konferensi pers terkait kasus penusukan anggota polisi saat bertugas mengamankan musyawarah di kantor Camat Pagar Jati/Foto: Tribratanewsbengkulu.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Polres Bengkulu Utara berhasil menangkap dua pelaku penusukan dan seorang yang ikut melawan personil Polres Bengkulu Utara (BU) yang terjadi saat kegiatan musyawarah di kantor Camat Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), pada Jumat (14/6/2019) sekira pukul 02.30 WIB.
Dua pelaku penusukan berinisial ES (30 tahun) dan TR (38 tahun), serta seorang lainnya yang ikut melawan petugas berinisial AR (29 tahun)–ketiganya warga Desa Taba Renah, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan S.Ik didampingi Paur Humas Ipda Nofriyanti S.Sos saat Konferensi Pers di Mapolres BU, Selasa (18/06/19 ) menjelaskan personil Polres BU, yakni Bripda Revaldo (22 tahun) dan Bripda Lepriansyah (22 tahun) menjadi korban penusukan oleh pelaku pada saat melakukan pengamanan kegiatan musyawarah di kantor Camat Pagar Jati.
Dijelaskan Kasat Reskrim, saat musyawarah berlangsung kedua pelaku datang tiba–tiba dan terjadi keributan antara pelaku dengan kades dan kadun, namun hal tersebut berhasil ditenangkan oleh personil Polsek Pagar Jati sehingga kedua pelaku pergi meninggalkan lokasi musyawarah berlangsung.
Tidak lama berselang, kedua pelaku mengajak AR kembali datang ke lokasi dengan membawa parang, dengan niat membunuh kades. Melihat hal tersebut, petugas Kepolisian dari Polsek Polsek Pagar Jati dan Polres BU yang melakukan pengamanan mencoba mengamankan dan merebut senjata tajam yang ada di tangan pelaku.
”Saat telah diamankan pelaku berontak dan mengambil pisau yang tersembunyi di balik pinggang kemudian menusukannya ke arah Bripda Wahyu, Bripda Revaldo serta Bripda Lepriyansyah sehingga mengakibatkan celana Bripda Wahyu robek, paha Bripda Revaldo mengalami luka tusuk sedangkan untuk Bripda Lepriansyah luka pada bagian tangan,” jelas Kasat Reskrim.
Melihat itu, anggota yang lain langsung melakukan tindakan tegas terukur untuk mengamankan pelaku sehingga tidak menimbulkan korban lainnya.
Adapun barang bukti yang berhasil disita oleh polisi dalam perkara ini yaitu satu buah parang, 2 buah pisau, satu buah celana dinas polisi, satu buah celana jeans.


Editor: Jean Freire
Sumber: Tribratanewsbengkulu.com