Polisi Limpahkan Kasus Kematian Pengunjung Kafe Q9

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Rollys Maruli (33 tahun), warga Perumnas Air Nakai Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, tak lama lagi bakal bergulir di meja hijau.
Setelah diproses kepolisian sejak September 2018, pada Selasa (18/6/2019) siang, berkas perkara kasus tersebut telah dilimpahkan Unit Pidana Umum Polres Bengkulu Utara ke pihak Kejari Bengkulu Utara.
Polisi juga sudah melimpahkan MS (39 tahun), warga Karang Indah, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, sebagai tersangka.
“Kegiatan Unit Pidum 18 Juni 2019 melaksanakan tahap 2 ke Kejari Bengkulu Utara dalam perkara penganiayaan yang mengakibatkan mati orangnya dan atau karena salahnya mengakibatkan orang mati sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/ 1692-A /IX/2018/BKL/RES BKL UTARA tanggal 19 September 2018,” papar Kapolres AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Kasat Reskrim Iptu Jery Antonius Nainggolan.

Tersangka MS saat dilimpahkanke Kejari Bengkulu Utara/Foto: Ist

Iptu Jery mengatakan, dalam perkara yang terjadi di Kafe Q9 Desa Pagar Ruyung itu, tersangka dijerat pasal 351 ayat (3) sub 359 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.
Seperti diketahui, kematian korban diduga bermula dari cekcok mulut di tempat hiburan Kafe Q9 lantaran dipengaruhi alkohol. Korban sempat mengacungkan senjata tajam sebelum akhirnya mengenai dirinya sendiri, yakni pada bagian paha sebelah kanan.
Hasil penyelidikan polisi, sajam korban mengenai dirinya sendiri saat tersangka berupaya melerai dan menurunkan senjata tajam yang diacungkan korban. Namun upaya tersangka itu justru membuat celaka si korban akibat ketidak-sengajaan tersangka. Korban tewas setelah kehabisan darah.


Laporan: MS Firman