Rekon Pengeroyokan Anggota TNI: Enam Tersangka Bawa Sajam

Rekon kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI yang terjadi di Kota Curup belum lama ini/Foto: Ist

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL) Polda Bengkulu, Senin ( 08/01/21 ) menggelar rekonstruksi tindak pidana pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI-AD dari Batalyon Infanteri 144/Jaya Yudha. Rekon dipusatkan di aula Command Center Polda Bengkulu.

Pelaksanaan rekonstruksi tersebut disaksikan langsung oleh korban selamat yakni Pratu Agus Salim yang juga merupakan dari rekan korban Prada Yofan Setiandi.
Tampak juga Dandenpom Bengkulu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu AKBP Widiardi S.I.K, M.H., Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Bengkulu AKBP Max mariner, S.I.K, M.H., dan Kasat Reskrim Polres Rejang lebong AKP Musrin Muzni S.IK, Kejaksaan RL, Bapas Kota Bengkulu, Peksos, serta PH dari kedelapan tersangka.

Rekonstruksi digelar untuk melihat secara jelas kejadian di tempat perkara tindak pengeroyokan terhadap korban Prada Yovan Setiandi. Dan sengaja dijalankan secara tertutup, dengan menghadirkan kedelapan tersangka berikut 2 saksi pengganti dari personil Polres RL yang memerankan 2 saksi yang tidak dapat hadir.

Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong AKP Musrin Muzni S.IK,. mengonfirmasi bahwa dari 16 adegan yang telah dilaksanakan diketahui dari 8 ada 6 tersangka yang membawa senjata tajam. Para tersangka tersebut sedang dalam pengaruh alkohol dan pil x.

“Nanti kita konfirmasi bagaimana hasil dari rekonstruksi yang kita gelar ini,” Ungkap Kasat Reskrim Polres RL.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, kedelapan tersangka akan dijerat dengan pasal 338 subsider pasal 170 ayat 2 DAN 3 dengan ancaman 15 tahun dan 12 tahun penjara.

“Khusus untuk anak, setengah dari hukuman dewasa,” katanya.

Ia mengatakan, rekonstruksi sengaja dilakukan di Mapolda Bengkulu mengingat kedelepan tersangka sejak ditangkap beberapa hari lalu telah dititipkan di tahanan Mapolda Bengkulu.


Pewarta: Jean Freire