Tembus Kampus Ternama, Ini Profil Generasi Milenial Asal Lebong

Ilham Jang Jaya Putra

LEBONG, sahabatrakyat.com-  SMA Negeri 03 Lebong patut bersyukur dan bangga. Betapa tidak, salah satu siswanya berhasil tembus ke salah satu universitas ternama di negeri ini. Ilham Jang Jaya Putra, namanya. Sulung pasangan Iwan Jang Jaya, SE dan Marhama, SH itu lolos seleksi masuk perguruan tinggi yang dia pilih: Institut Teknologi Bandung (ITB) Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan.
Prestasi Ilham memang tidak datang begitu saja. Apa yang dia capai tentu berkat dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan. Menurut kedua orang tuanya, sejak dalam kandungan asupan gizi bagi Ilham memang sangat diperhatikan. Bahkan Ilham kecil sudah pernah bikin prestasi. Remaja kelahiran 2 Mei 2001 itu pernah tercatat sebagai bayi sehat tingkat provinsi.
“Walaupun kami saro (susah), dalam mengurisnya tetap kami nomor satukan, kebetulan di depan rumah dulu Puskesmas,” ujar sang ayah, Iwan Jang Jaya mengenang masa-masa saat dirinya menjadi sopir angkot di Kota Bengkulu belasan tahun yang lalu. Iwan sendiri kini adalah Plt Camat Uram Jaya, Lebong.
Menginjak sekolah dasar, Ilham juga menunjukkan bakat akademiknya. Prestasinya: juara bahkan ikut berlaga dalam lomba sains Matematika tingkat nasional.
Menginjak bangku SLTP, prestasi Ilham makin menjadi. Tak hanya akademik, ia juga mengukir prestasi di ajang O2SN. Ilham rupanya jago pencak silat. Prestasinya sudah juara di tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2014 dan 2015.
Pada 2015 juga, Ilham juara III lomba karya jurnalistik tingkat provinsi; dan menjadi peserta cerdas cermat. Sebelumnya, pada 2013, ia ikut lomba desain grafis tingkat provinsi; menjadi peserta lomba karya tulis ilmiah tingkat provinsi tahun 2014; peserta lomba OSN bidang study IPA tingkat provinsi tahun 2015; juara pertama desain grafis tingkat provinsi tahun 2014; peserta lomba peneliti karya ilmiah remaja tingkat nasional 2015 dan juara cipta puisi tingkat sekolah tahun 2015.
“Jadi sudah banyak prestasinya, termasuk lomba robotic dapat juara di provinsi,” ujar Iwan kepada sahabatrakyat.com, Minggu (24/3/2019).
Siapa sangka, menginjak SMA, Ilham dinilai orang tuanya mengalami gejolak jiwa lantaran harus menahan keinginan untuk dapat bersekolah di luar Kabupaten Lebong, yakni di salah satu sekolah yang bergengsi.
Bersama harapan yang terkubur, Ilham lantas bersekolah di SMAN Lebong Utara. Namun tak sampai satu tahun, ia mengeluh. Keluhan itu sempat didengar orangtua dan pernah berencana akan disekolahkan di salah satu SMAN terbaik di Provinsi Bengkulu. Namun rencana itu terkendala dengan status sekolah sebelumnya yang belum berakreditasi A.
Akhirnya Ilham meniti pendidikan di SMAN 03 Lebong Sakti untuk memenuhi syarat. Lagi-lagi harapan yang kembali muncul ternyata juga tidak tersampaikan.
“Dia sekolah di SMA Pasar (SMAN Lebong Utara) enam bulan, jadi karena dia sibuk mau pindah terus aku cubolah mengurus di SMA 5 Bengkulu. Karena prosedurnya harus dari sekolah yang akreditasi A, aku pindahkan ke Limaupit. Salah aku idak tepati janji,” tutur Iwan.
Kegemaran Ilham kepada dunia teknologi akhirnya tersalurkan melalui SNMPTN 2019. Ia mendaftarkan diri untuk masuk ke salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) Fakultas Teknologi Sipil Lingkungan. Usai tes online yang diikutinya, hasilnya ternyata menjawab kemampuannya dengan mengantongi tiket masuk ITB mewakili putra Lebong.
Dimata orang tuanya, Ilham merupakan anak yang rajin belajar, baik sendiri maupun bersama teman-temannya. Membaca buku dan beribadah merupakan kebiasaan Ilham. Namun dalam urusan memperhatikan diri sendiri ia masih belum bisa. Ilham pernah dioperasi dan menderita asma menjadi rekam riwayat medis Ilham.
“Kito idak tauweh perjalanan hidup, anak aku ni kelemahannyo ado satu, kalau otak aku akui tapi kalau ngurus badan belum,” ujar Iwan.
Kepada Ilham, kedua orangtuanya berharap putra sulungnya itu untuk selalu mawas diri dan tidak pelit berbagi ilmu yang didapat kepada orang lain dan menjadi orang yang berguna untuk bangsa dan negara.
“Kalau aku tu cuma satu, jangan sampai kepintarannyo itu egois, jangan sampai tidak menghargai orang yang lebih tua darinya, ahlakulkarimahnya yang penting,” pesan Iwan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 03 Lebong, Helma menuturkan, Ilham merupakan salah satu siswa yang rajin belajar, selalu juara di kelas. Ia juga bergaul dengan baik dengan teman-temannya serta aktif berperan mengharumkan nama sekolah di dalam perlombaan antar pelajar. “Dia memang pengetahuannya sudah bagus, tinggal dibimbing lagi,” tuturnya.
Salah satu piagam penghargaan Ilham

Ilham sendiri mengakui, dirinya sangat menyukai hal yang berkaitan dengan teknologi. Dari teknologi, lanjut Ilham, dirinya telah membuat aplikasi sendiri seperti game android, aplikasi menggambar untuk perkantoran dan bak sanitasi keluarga sehat. Kesukaan itu dimulai sejak SD karena rasa suka terhadap sesuatu yang baru lantaran menantang.
Prestasi yang bikin senang karena mampu diraih ketika SD, kata Ilham, adalah lomba sains matematika hingga tingkat nasional. Di SMP berupa karya robotik membuat bak sanitasi dan juga desain grafis yang dapat diperkenalkan di tingkat provinsi. Adapun di SMA adalah prestasi karya tulis sejarah.
“Semuanya cari pengalaman, jadi ikut berbagai bidang baik sains, sosial yang lain-lain, ikut membuat karya tulis karena suka membuat sesuatu lah baik berguna ataupun tidak,” katanya.
Memilih Fakultas Teknologi Sipil dan Lingkungan di ITB bukan tanpa alasan. Lewat jurusan itu, Ilham berharap dapat berperan dalam mengkaji pembangunan sektor lingkungan di daerahnya.
Keberhasilannya menembus Institut Teknologi Bandung (ITB) diakuinya karna hasil bimbingan para guru. “Guru yang lebih banyak berperan dalam proses pendaftaran. Kalau yang di Fakultas Teknologi Sipil Lingkungan, itulah paling visi ke depan,” tandasnya.


Penulis: AKA BUDIMAN dam MITRA NAIBAHO
Editor: Jean Freire