Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Trans Rentang Nusantara dengan PT. Pasifik Global Investment tentang Investasi dan Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian Dari Kota Padang Rejang Lebong ke Pulau Baai Kota Bengkulu, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (06/02/2020)/Foto: Ist

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Pembangunan rel kereta api yang menghubungkan Lubuk Linggau, Sumatera Selatan- Kota Padang Rejang Lebong – Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu bakal segera dilaksanakan tahun ini oleh investor pelaksana.

Hal ini diperkuat dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman antara PT. Trans Rentang Nusantara dengan PT. Pasifik Global Investment tentang Investasi dan Pembangunan Infrastruktur Perkeretaapian Dari Kota Padang Rejang Lebong ke Pulau Baai Kota Bengkulu, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (06/02/2020).

Sebagai tindak lanjut atas ditandatanganinya MoU ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada perusahaan atau pihak investor yang terlibat untuk segera melakukan tahapan selanjutnya hingga proses pembangunan.

“Kajiannnya dengan mereka, kita pada posisi fasilitasi saja, nanti kedua perusahaan ini yang akan langsung melakukan pembangunan bersama pihak terkait lainnya. Kita meminta segera dikerjakan, sehingga cepat berdampak positif bagi pengembangan ekonomi masyarakat,” jelas Gubenur Rohidin.

Direktur Utama PT. Trans Rentang Nusantara Indrajaya Putra Januar mengatakan, bersama PT. Pasifik Global Investment proyek pembangunan rel kereta api akan segera dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah dan yang telah disepakati dengan rekanan.

“Kami bersama PT. Pasifik Global Investment setelah ditandatanganinya MoU ini akan segera melakukan proses kerjasama selanjutnya. Kami berharap support atau dukungan dari pemerintah, sehingga proses pembangunan bisa berjalan lancar hingga selesai,” ungkapnya.

Diketahui rel kereta api yang akan difungsikan sebagai jasa angkutan barang dan komoditas antar provinsi ini sejalur dengan Jalan Tol Bengkulu – Lubuk Linggau, yang saat ini tengah dalam proses awal pembangunan.


Editor: Jean Freire