REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Paska dilaksanakannya sosialisasi pembangunan pertashop oleh PT Pertamina Bengkulu pada Rabu (24/3/2021) serta sudah adanya kepastian tidak ada lagi permasalahan perizinan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong langsung disambut oleh pelaku usaha Perthasop dengan mulai mengoperasikan usahanya.

Seperti yang dilakukan oleh Yepi Putri Anwar, pemilik Pertashop 2P.391.214 yang terletak di Dusun V Desa Air Meles Bawah (AMB) Kecamatan Curup Timur. Dirinya bergerak cepat dengan mulai mengoperasikan Pertashop miliknya.

“Hari ini kita mulai operasikan dan Pertashop 2P.391.214 yang pertama beroperasi di Rejang Lebong karena semua perizinan sudah tidak ada masalah lagi dan sudah disetujui untuk operasi oleh pemerintah dan pihak Pertamina,” terang Yepi.

Keberadaan Pertashop di Dusun V AMB tersebut ternyata memberikan sisi positif bagi masyarakat sekitar, dimana keberadaan Pertashop milik Yepi tersebut setidaknya telah membuka peluang pekerjaan bagi para pemuda setempat.

Menurut Yepi setidaknya ada 5 orang pemuda sekitar lokasi Pertashop miliknya yang langsung dipekerjakan disana sebagai penjaga kantor dan jaga malam serta petugas pengisi BBM.

“Kita tidak semata berbisnis tapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar. Saya tidak mempekerjakan orang dari luar semua dari desa ini, dan mereka hari ini langsung bekerja, semoga saja ini terus bisa memberikan manfaat kepada banyak orang juga,” sampai Yepi.

Berdasar pantauan, sebelum mulai beroperasi, Pertashop tersebut diresmikan dengan doa bersama, kemudian pemotongan pita hingga pelepasan balon ke udara dengan dihadiri pihak Pemkab Rejang Lebong, sejumlah pelaku usaha, kemudian juga pihak perbankan, perangkat desa dan tokoh masyarakat, tokoh agama Desa AMB.

Tak kalah menariknya Yepi selaku pemilik Pertashop juga mengajak warga makan bersama dan juga memberikan BBM gratis kepada ojek online dan sejumlah warga yang melintas.

“Ini bentuk rasa syukur atas mulai beroperasinya Pertashop 2P.391.214, kita doa bersama, makan bersama, dan pengisian BBM gratis, namun untuk pengisian BBM gratis ini terbatas jumlahnya, saya mohon dimaklumkan,” ujarnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum Politik dan Kesra Basuki, S.Sos yang menghadiri langsung peresmian Pertashop tersebut saat ditemui wartawan menegaskan jika keberadaan Pertashop di Rejang Lebong termasuk yang ada di Dusun V Desa AMB tidak akan memberikan kerugian kepada masyarakat sekitar termasuk kepada para pelaku usaha.

Hal ini, lanjut Basuki, sudah ditunjukkan oleh pemilik Pertashop dengan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat sekitar, kemudian BBM yang dijual harganya sama dengan BBM yang dijual di SPBU dan yang lebih lagi keberadaan Pertashop adalah bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan BBM berkualitas.

“Tidak ada sisi negatifnya dan tidak akan merugikan masyarakat sekitar, sekarang saja sudah ada pemuda-pemuda didesa ini yang mulai bekerja disini, Pertashop ini adalah program nasional dimana ada komitmen dari Kementrian Dalam Negeri dengan PT Pertamina guna memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan BBM berkualitas dengan harga resmi,” tegasnya.(brn)