Pemkab Rejang Lebong menggelar Job Fair yang diikuti 22 perusahaan BUMN dan swasta, Selasa (29/3/2022)//ft: brn

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Even Job Fair 2022 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong melalui tiga instansi, yakni Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Industri serta Dinas Pariwisata, Selasa (29/03/2022), terbilang sukses dilaksanakan.

Kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Bengkulu ini mengambil lokasi di Gedung Diklat Danau Mas Harun Bastari dan berhasil menarik setidaknya 22 perusahan untuk terlibat, baik perusahaan BUMN maupun swasta.

Seperti yang diungkapkan oleh ketua panitia pelaksana Syamsir,SKM. “Alhamdulillah kegiatan Job Fair 2022 yang dilaksanakan kerjasama 3 OPD hari ini berhasil dan sukses dilaksanakan. Salah satu tolak ukur keberhasilan itu setidaknya ada 22 perusahaan yang ikut terlibat dalam kegiatan ini,” ungkap Syamsir.

“Ada 130 lowongan pekerjaan yang dibuka oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam Job Fair ini, artinya dengan peluang tersebut akan mampu mengurangi angka pencari kerja atau pengangguran, apalagi dari data BPS ada 3,7 persen angkatan kerja yang masih menganggur di Rejang Lebong sekarang ini, dan kegiatan ini juga dalah wujud nyata dari visi Misi Bupati melalui perluasan lapangan pekerjaan,” sampainya.

Sementara itu Bupati Rejang Lebong Drs. Syamsul Effendi, MM yang hadir bersama Forkopimda dan Ketua TP PKK Rejang Lebong usai kegiatan menyampaikan apresiasinya atas kegiatan Job Fair 2022 yang dilaksanakan oleh tiga organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut.

Bupati RL Drs Syamsul Effendi meninjau lokasi Job Fair usai membuka acara secara resmi

Menurut Syamsul kegiatan yang pertama kali dilaksanakan itu sangatlah positif dan diharapkan mampu membawa dampak psoitif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat khusunya Rejang Lebong.

“Kita apresiasi, hari ini banyak sekali yang terlibat hadir dan mengikuti, tadi banyak juga pencari kerja yang datang, banyak pula perusahaan yang membuka lowongan kerja, kemudian disisi ekonomi kretif banyak peserta UMKM yang terlibat, disisi wisata kegiatan yang dilaksanakan di Diklat Danau Mas Harus Bastari adalah bagian dari promosi wisata,” sampai Syamsul.

Dilanjutkan Syamsul, kegiatan Job Fair yang telah mampu menarik banyak pihak untuk terlibat tersebut, kedepannya harus pula melibatkan banyak OPD dan pihak-pihak lain serta tidak hanya satu kali dilaksanakan namun akan berulang kali.

“Ke depan saya berharap agar lebih banyak OPD yang terlibat khususnya yang terkait, dengan banyak yang terlibat tentunya dapat mendorong dan mempercepat promosi daerah baik disisi produk ekonomi (UMKM), budaya, sosial hingga pariwisata termasuk disegi produk-produk pertanian, termasuk pengurangan angka pengangguran dan lainnya,” akhir Syamsul.(brn)