BENGKULU – Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu dalam mendukung program strategis Pemkot Bengkulu untuk menciptakan kota yang bersih, indah, rapi, dan tertib. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara syukuran Pengangkatan PPPK Satpol PP di kantor Satpol PP Kota Bengkulu, Jumat (6/6/25).
Dalam sambutannya, Walikota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Satpol PP adalah garda terdepan dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda), termasuk yang berkaitan dengan kebersihan, ketertiban, dan keindahan kota. “Kita sangat fokus dalam penegakan Perda, terutama Perda soal kebersihan. Saya tidak mau lagi melihat ada sampah berserakan di kota ini. Ini sudah ada Undang-Undang dan Perda, jadi bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi,” tegasnya.
Menurut Dedy, penegakan kebersihan hanyalah satu bagian dari tugas berat yang akan diemban Satpol PP. Ia berharap Satpol PP dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan wajah Kota Bengkulu yang indah, rapi, dan tertata, terutama di area pasar-pasar tradisional dan kawasan wisata.
“Kita ingin wajah kota ini menjadi indah, bersih, dan rapi. Oleh karena itu, saya dan Pak Ronny (Wakil Walikota) akan menata pasar-pasar di Kota Bengkulu supaya lebih tertib. Siapa yang di garda terdepan? Satpol PP,” ujar Dedy Wahyudi yang akrab disapa Bang Dewa.
Lebih jauh, ia juga menyoroti kondisi kawasan wisata yang masih banyak dipenuhi lapak-lapak ilegal yang melanggar aturan. Dedy mencontohkan situasi di kawasan pantai yang semestinya menjadi kebanggaan warga. “Banyak yang bilang pantai kita ini indah, bahkan mengalahkan Kuta Bali. Tapi sayangnya, ada payung-payung jualan di jogging track, ada yang mematok harga mahal Rp200 ribu/jam untuk duduk di pondok, dan masih banyak lapak ilegal yang menjual minuman keras, bahkan ada praktik prostitusi. Ini semua harus ditegakkan, dan itu tugas Satpol PP,” katanya di hadapan Kasatpol PP Yurizal dan seluruh anggota yang hadir.
Dedy menegaskan, keberhasilan penataan wajah kota ini sangat bergantung pada kinerja Satpol PP. Ia berpesan agar seluruh anggota Satpol PP merasa bangga dan percaya diri menjalankan tugasnya. “Bapak-Ibu semua harus bangga memakai baju Satpol PP ini. Saya saja bangga mengenakan baju ini. Ini bentuk penghargaan kepada Satpol PP yang selalu hadir di garis depan,” serunya penuh semangat.
Ia juga menekankan bahwa Satpol PP harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam penegakan hukum dan disiplin. “Kalau Satpol PP kuat, insya Allah tidak ada lagi yang melanggar Perda,” imbuh Dedy.
Terakhir, Walikota optimistis di bawah kepemimpinan dirinya bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Satpol PP akan mampu menjawab tantangan tersebut dengan profesional dan humanis, sehingga Kota Bengkulu bisa menjadi kota yang indah, tertib, dan nyaman bagi semua warganya. (red)







