Warga saat mengevakuasi mayat Sutrisno (62 tahun), warga Kel. Kemumu yang ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Nokan setelah sempat hilang selama 4 hari/foto firman-sahabatrakyat.com
Warga saat mengevakuasi mayat Sutrisno (62 tahun), warga Kel. Kemumu yang ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Nokan setelah sempat hilang selama 4 hari/foto firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Berdasar hasil visum terhadap mayat Sutrisno (62 tahun), warga Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara yang ditemukan tewas di aliran Sungai Nokan Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (05/11/2016) sekira pukul 11.30 WIB, tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menyimpulkan, Sutrisno tewas setelah hanyut terbawa arus sungai saat menjala ikan.

“Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan. Korban tewas karena hanyut saat menjala ikan,” terang Kapolres Bengkulu Utara AKBP melalui Kasat Reskrim AKP Jufri SIK, ketika dikonfirmasi sahabatrakyat.com, Sabtu (5/11/2016) di Arga Makmur.

Seperti diketahui, korban pertama kali ditemukan oleh Rozi (30 tahun),  warga Desa Lubuk Sahung, dalam posisi telungkup dibalik tumpukan kayu yang melintang di aliran sungai. Saat ditemukan, dari jasad korban sudah mengeluarkan bau tak sedap dan  dikerumuni oleh biawak sungai.

Sebelum ditemukan, korban sudah empat hari tidak pulang ke rumah sejak berangkat ke kebunnya di Desa Talang Rais, Kecamatan Arma Jaya, pada Rabu (02/11/2016). Pada hari itu istri korban sebenarnya sempat datang ke kebun mengantarkan makanan. Hanya saja ketika tiba di pondok, istri korban tidak menemukan suaminya, Sutrisno (62). Ia hanya menemukan bekas sisa panggangan ikan.

Kecurigaan istri mulai muncul, karena tidak menemukan perlengkapan menangkap ikan yang biasa digunakan suaminya untuk menangkap ikan. Akhirnya masalah ini diceritakan ke warga setempat dan dilanjutkan dengan pencarian dibantu oleh Babinsa, Lurah, Babinkamtibmas dan warga setempat.

Sutrisno akhirnya diketemukan dalam posisi terlungkup, di aliran Sungai Nokan Desa Lubuk Sahung. Di lokasi penemuan mayat korban, tampak berkerumun biawak Sungai. Pada jasad korban tampak luka di bagian kepala belakang yang diduga kuat akibat benturan, lebam di pinggang sebelah kanan dan terdapat luka di telapak kaki kiri (mengelupas.

Penulis    : MS Firman
Editor    : Jees