Bacok Anak 12 Tahun, Remaja Kepahiang Ditangkap Polisi

Pelaku pembacokan terhadap seorang bocah di Kepahiang diamankan petugas satu jam usai kejadian/Foto: Ist

KEPAHIANG, sahabatrakyat.com– Seorang bocah AH (12 tahun) warga Kecamatan Kebawetan Kabupaten Kepahiang Selasa (22/12/2020) menjadi korban pembacokan oleh temannya sendiri hingga mengalami luka bacok di kepala sebesar 15-20 cm.

pelaku diketahui berinisial AS (16 tahun) warga Kabupaten Kepahiang. Dia sudah ditangkap personil Sat Reskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu selang 1 jam usai kejadian.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, S.H., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Welliwanto Malau, S.Ik., M.H., mengungkapkan kejadian penganiayaan berat tersebut dilaporkan oleh kakak sepupu korban bernama Irfan sepulang dari pasar.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB,” ungkap IPTU Malau.

Dijelaskan Malau, kejadian tersebut diketahui pelapor dari istrinya saat baru pulang dari berdagang di pasar. Dikatakan ada kejadian keributan di Kel. Kampung Pensiunan Kec. Kepahiang Kab. Kepahiang yang berjarak kurang lebih 200 meter dari rumah pelapor.

Istri pelapor mengatakan jika yang terlibat dari keributan tersebut adalah adik sepupu pelapor.

Mendengar hal tersebut pelapor langsung menuju ke tempat kejadian keributan dan ternyata benar jika adik sepupu pelapor terlibat dalam keributan dan menjadi korban pembacokan.

Selanjutnya pelapor menyusul korban yang sudah dilarikan ke RSUD Kepahiang. Saat pelapor tiba di RSUD Kepahiang dan didapati jika korban mengalami luka bacok sebanyak 1 kali di bagian kepala dan 1 Kali di bagian bahu sebelah kiri.

Atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kepahiang.

”Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana, saat ini kita juga masih lakukan pengembangan apakah masih ada pelaku lain yang terlibat,” kata Malau.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh personil Sat Reskrim Polres Kepahiang diantaranya selembar baju yang digunakan korban saat kejadian dan sebilah senjata tajam jenis parang.


Pewarta: Jean Freire