BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu atas kontribusinya dalam mendukung program Bantu Rakyat JKN-KIS melalui inovasi Sinergi Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta JKN melalui Pemerintah Daerah dan Pihak Ketiga (SRIKANDI).
Piagam penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, kepada perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Ricco Hanggara selaku Kepala Bagian Kepesertaan, bertempat di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (12/11/2025).
Herwan Antoni menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif BPJS Kesehatan dan dunia usaha dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
“Program SRIKANDI menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam memastikan masyarakat Bengkulu memiliki perlindungan kesehatan. Kami mengapresiasi kerja keras BPJS Kesehatan yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Herwan.
Ia menambahkan, kesehatan merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

“Kalau masyarakatnya sehat, pasti mereka akan produktif membangun negeri. Karena itu, cakupan JKN-KIS harus terus diperluas agar tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Ricco Hanggara menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia menyebut, apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan dan memperluas kepesertaan JKN-KIS di seluruh wilayah Bengkulu.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar seluruh masyarakat Bengkulu mendapatkan perlindungan kesehatan yang adil dan merata,” kata Ricco.
Lebih lanjut, Ricco menjelaskan bahwa program SRIKANDI bertujuan membantu masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan atau yang kepesertaannya sudah nonaktif. Melalui skema gotong royong, iuran peserta ditanggung bersama oleh pemerintah daerah dan pihak ketiga, termasuk perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD.
“Kami tidak hanya mengimbau pihak ketiga untuk terlibat, tetapi juga memberi contoh. Saat ini, sudah ada 59 pegawai BPJS Kesehatan yang secara sukarela bergabung dalam program SRIKANDI,” tambahnya.
Dengan adanya sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan dunia usaha, diharapkan seluruh masyarakat Bengkulu dapat menikmati akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan. (red)





