Bengkulu – Kabar gembira datang untuk para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan secara langsung meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu untuk segera membayarkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Langkah cepat ini diambil agar para abdi negara tersebut tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menikmati hak mereka, di mana total anggaran yang disiapkan oleh pemerintah daerah telah mencapai sekitar Rp 60 miliar.
Instruksi tegas ini disampaikan menyusul dimulainya pencairan gaji ke-13 secara nasional oleh pemerintah pusat sejak 2 Juni 2026 yang lalu. Kebijakan tahunan ini memang diberikan secara luas kepada ASN—baik PNS maupun PPPK—serta anggota TNI, Polri, pejabat negara, hingga para pensiunan.
Pemberian gaji ekstra ini sejatinya bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan keluarga, terutama dalam menghadapi tantangan tahun ajaran baru sekolah serta berbagai urusan akomodasi pendidikan anak yang biasanya meningkat di periode ini.
“Saya minta hari Senin sudah dibayarkan untuk seluruh ASN dan PPPK yang ada di semua OPD di Provinsi Bengkulu,” tegas Gubernur Bengkulu ke sebelas ini pada Kamis (4/6).
Untuk mekanisme di lapangan, proses pencairan gaji ke-13 ini akan dilakukan secara bertahap dan otomatis mengalir langsung ke rekening masing-masing tanpa perlu adanya pengajuan dari pihak penerima.
Sementara itu, bagi para pensiunan ASN, proses pembayarannya akan disalurkan secara praktis melalui mitra bayar resmi pemerintah, termasuk salah satunya lewat PT Taspen.
Adapun besaran nilai yang diterima oleh setiap pegawai adalah setara dengan satu kali gaji atau pensiun pokok, yang kemudian ditambah dengan berbagai tunjangan melekat seperti tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan yang mengacu pada penghasilan bulan Mei 2026.
Melalui percepatan pencairan yang diinstruksikan langsung oleh kepala daerah ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap seluruh ASN dan PPPK dapat segera memanfaatkan dana tersebut dengan bijak.
Diharapkan, dana segar ini mampu menjadi solusi jitu bagi para orang tua dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan pokok rumah tangga, sekaligus meringankan beban biaya pendidikan anak-anak mereka menjelang dimulainya tahun ajaran baru. (Red)








