Bengkulu – Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Bengkulu menyalurkan bantuan pangan untuk pemenuhan gizi bagi 157 anak yang teridentifikasi berisiko mengalami stunting di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai komitmen Baznas Kota Bengkulu dalam mendukung program pemerintah kota untuk mempercepat penurunan angka stunting.
“Pemberian bantuan untuk masyarakat risiko stunting terus kita lakukan sebagai salah satu upaya kita membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Bengkulu,” kata Ketua Baznas Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf di Bengkulu, Selasa.
Untuk bantuan pangan yang disalurkan untuk keluarga yang risiko stunting di Kota Bengkulu berupa paket bahan pangan padat gizi seperti telur, susu, serta makanan bergizi lainnya guna menunjang tumbuh kembang anak.
Ia menyebut bahwa dengan adanya intervensi nutrisi secara konsisten menjadi kunci utama dalam menyelamatkan anak-anak dari ancaman stunting, khususnya mereka yang berada di masa usia emas pertumbuhan.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Bengkulu yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing menerangkan bahwa dukungan dari lembaga zakat seperti Baznas memberikan dorongan besar bagi efektivitas program di lapangan.
Kami berharap bantuan tambahan makanan ini dapat secara signifikan meningkatkan asupan gizi anak-anak, sekaligus mengedukasi para orang tua dalam memperkenalkan variasi makanan pokok yang sehat kepada balita mereka,” ujar dia.
Oleh karena itu, pemerintah kota melakukan pengawasan guna memastikan bantuan tersebut memiliki dampak yang optimal bagi anak yang berisiko stunting.
Untuk itu diperlukan pemantauan status gizi dan perkembangan berat badan balita dilakukan secara berkala dan terintegrasi melalui jaringan pelayanan posyandu serta puskesmas di seluruh wilayah Kota Bengkulu.









