Oknum Lurah di Seluma Diduga Berbuat Tak Senonoh ke Warganya

Kantor Lurah dan oknum Lurah yang dituding warga berbuat tak senonoh/Foto: anto-sahabatrakyat.com

SELUMA, sahabatrakyat.com Kabar tak sedap menyeruak dari Kabupaten Seluma. Seorang oknum pejabat di lingkungan Pemkab Seluma diduga melakukan perbuatan tak senonoh terhadap warganya. Korban mengaku mengalami pelecehan seksual.

Terduga pelaku adalah Lurah di Kecamatan Seluma Selatan berinisial Se. Perilaku oknum lurah ini juga sudah masuk di layanan pengaduan online Pemkab Seluma.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa telah terjadi pelecehan terhadap empat ibu rumah tangga yang dilakukan oleh Lurah Padang Rambun.

Kepada sahabatrakyat.com, seorang perempuan bahkan memberranikan diri menyampaikan kisahnya. Ia mengaku menjadi korban oknum lurah saat dirinya bermaksud meminta tanda tangan pada surat keterangan yang dia urus.

Kejadiannya, kata sumber yang minta tak disebutkan identitasnya, berlangsung di ruang kerja lurah pada Februari yang lalu.

“Saat saya masuk ke ruangan pak Lurah itulah pelecehan itu saya alami,” ujarnya. “Saat di dalam ruangan lurah tersebut, pintu langsung ditutup. Lalu pak lurah duduk di samping saya. Dia pegang tangan dan bagian tubuh saya yang lain,” lanjutnya.

Dikatakan sumber ini, saat melakukan pelecehan tersebut, sang lurah mengeluarkan alat vitalnya dan ditunjukan ke dirinya. “Saya tidak dapat berbuat apa-apa saat itu. Badan saya kaku, saya tidak dapat bergerak apalagi berteriak,” katanya.

Disaat genting tersebut, ujar korban, pertolongan datang. Ibu korban datang ke kantor lurah karena curiga kenapa anaknya lama mengurus surat keterangan tersebut.

“Saat mendengar suara ibu saya, pak Lurah menghentikan perbuatannya. Langsung membuka pintu, sebelum saya keluar pak Lurah meminta saya untuk tidak menceritakan yang terjadi kepada siapapun,” sampai korban sambil menahan air matanya.

Perbuatan pelecehan ini juga dibeberkan tetangga korban. Ibu paruh baya yang juga minta namanya tidak disebut ini menceritakan bahwa dirinya juga pernah mengalami hal serupa. Namun hanya sebatas mengelus tangan saat bersalaman.

“Ya benar itu, terus terang kami di sini takut, walau baru sebatas mengelus tangan saya. Saya siap menjadi saksi, jika memang perkara ini sampai diproses hukum,” ucapnya.

Apa Kata Lurah?

Lurah Padang Rambun, Kecamatan Seluma Selatan, Se ketika dikonfirmasi membantah pengakuan warga tersebut. Se berdalih laporan di pengaduan hotline itu adalah upaya untuk menjatuhkan citranya.

“Kalau saya pak berani disumpah di atas Alquran bahwa saya tidak melakukan seperti itu pak. Cuma yang jelas di kantor saya sedang ada kles dengan Seklur soal UKM. Kayaknya sedang mencari kesalahan saya. Karena sempat juga ada yang tanya soal UKM,” jelasnya.

Se mengaku tak tahu menahu soal UKM yang sempat juga dipertanyakan sejumlah wartawan online. “Demi Allah saya nggak tahu pak,” kata Se.

Se juga mengaku sudah mendatangi warga yang disebut menulis laporan hotline itu. “Saya sudah datangi ke rumah ibu itu. Dia bilang nggak menulis laporan itu. Siapa yang nulis, nggak tahu,” kata Se.


Pewarta: Sukardianto