SAHABAT RAKYAT, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas guna mendukung program percepatan pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Senin.

Sejalan dengan program dan kebijakan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan dukungan dengan perbaikan akses antar daerah dengan membangun dan memperbaiki jalan serta jembatan daerah.

“Selanjutnya meningkatkan pembangunan wilayah, mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, serta mempercepat konektivitas antar daerah,” kata Mian.

Ia menjelaskan percepatan pembangunan infrastruktur akan berdampak langsung pada roda perekonomian daerah. Infrastruktur yang memadai diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu secara signifikan.

Selain itu, Mian menegaskan belanja daerah dalam APBD Perubahan 2025 juga diperuntukkan untuk mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

“Untuk mendukung target capaian pembangunan prioritas nasional 2025 sesuai kewenangan pemerintah daerah, mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan daerah,” kata dia.

Mian optimistis kepemimpinan Helmi Hasan-Mian akan terus berpihak pada rakyat dengan menjunjung keadilan dan nilai-nilai religius.

“Pemerintah (Helmi-Mian) berpihak kepada rakyat, bersih, berkeadilan, dan berlandaskan nilai religi, mewujudkan keseimbangan alam dan budaya,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini fokus membangun jalan kewenangan provinsi di seluruh kabupaten dan kota di Bumi Merah Putih. Bahkan pada 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu menganggarkan mencapai Rp600 miliar, terbesar dari yang selama ini dari yang dianggarkan setiap tahunnya. (Red)