Tiap Hari Tangkap 17 Tersangka: Barang Bukti RL Terbanyak…

Kombes Pol Sudarno

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Operasi Cipta Kondisi (Ops Cikon) Nala 2020 yang digelar Polda Bengkulu dan Polres jajaran sudah berjalan sepuluh hari. Hasilnya, polisi sudah mengamankan 173 tersangka. Itu artinya ada 17 tersangka yang ditangkap setiap hari.

Jika dilihat menurut wilayah hukum, Rejang Lebong dan Bengkulu Selatan menjadi wilayah dengan hasil tangkapan paling banyak. Sementara wilayah paling sedikit jumlah tangkapanadalah Bengkulu Tengah.

Ops Cikon sendiri digelar dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 yang dijadwalkan 9 Desember mendatang.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., mengungkapkan, ratusan lebih tersangka itu terdiri dari 42 orang yang memang sudah jadi target operasi, sementara 213 lainnya bukan TO.

Sudarno menjelaskan, pihaknya juga berhasil menyita sebanyak 14.565 barang bukti dari hasil operasi tersebut, baik oleh personil Polda maupun Polres jajaran.

Polda Bengkulu mengamankan 106 botol miras, 2 unit HP dan 1 buah senjata tajam (sajam), 3 unit roda dua, dan 20 liter tuak;

Polres Bengkulu mengamankan 631 liter tuak dan 148 botol miras, 2 buah senjata tajam (sajam), 1 bungkus kondom, 241 keping pil Samcodin, 11 kaleng lem Aibon;

Polres Bengkulu Utara mengamankan 1 paket sabu, 1 kaca pirek, 1 korek api gas, 1 tutup botol, 2 unit HP, 1 unit R2, 73 botol miras, 1 buah topi, 1 buah baju kaos, 1 buah celana pendek, 315 liter tuak, 2 lembar kertas angka, 5000 biji petasan dan uang tunai Rp. 419.000;

Polres Bengkulu Selatan mengamankan 92 liter tuak; Polres Seluma mengamankan 99 liter tuak, 18 potong kayu aru, 2 buah teko, 1 buah ember, 1 buah jerigen, dan 64 botol miras, 20 kg gula aren;

Polres Kaur mengamankan 60 botol miras, 2 buah senjata tajam (sajam); Polres Kepahiang mengamankan 30 botol miras, 600 biji petasan, 10 liter tuak; Polres Mukomuko mengamankan 489 liter tuak, 78 botol miras; Polres Bengkulu Tengah mengamankan 33 botol miras, 35 liter tuak,dan 2 unit Kotak HP.

Polres Rejang Lebong mengamankan 1 buah senjata tajam (sajam), 80 liter tuak, 431 botol miras, 1 KTP, 1 ATM, 5 Unit HP, 158 keping VCD bajakan, 1 meja bola gelinding, 3 buah dompet, 2 unit terpal, 1 tas meja, 1 karpet, 1 buah bedak, 4 pancang kayu, 1 palu, 5 unit HP, 5.500 biji petasan, 14 unit R2, uang tunai Rp 392.000, 3 ekor ayam Bangkok, 1
paket ganja, 1 paket sabu, 6 korek api gas, 2 set alat hisap sabu, 1 unit timbangan, 1 buah plastik, 1 unit R2;

Polres Lebong mengamankan 1 unit kipas angin, 1 TV, 1 STNK, 1 unit receiver, 2 unit speaker,1 unit R4, 4 unit HP, 3 buah pipa besi, 3 buah senjata tajam (sajam ,1 buah palu,44 Botol Miras,1 Paket Ganja ,17 liter tuak ,3unit R2, 2 buah alat kontrasepsi, 5 kaleng lem Aibon, 5 keping pil Samcodin; dan

”Operasi Cipkon akan berakhir 2 hari lagi, kami akan terus lakukan razia razia terhadap penyakit masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan,” kata Sudarno.


Editor: Jean Freire