Warga Kota Bengkulu Diimbau Waspada 4 Ancaman Bencana Akibat Cuaca Ekstrem

BENGKULU  — Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 33 Tahun 2025 yang diterbitkan setelah BPBD dan BMKG melaporkan meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang di wilayah kota.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, melalui Kepala BPBD I Made Ardana, meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap empat ancaman bencana utama, yaitu banjir, tanah longsor, hujan angin, serta gelombang pasang.

“Cuaca ekstrem perlu disikapi dengan kesiapsiagaan bersama. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga,” tegas I Made, Kamis (13/11).

Instruksi untuk Kecamatan, Kelurahan, hingga RT/RW

Surat edaran tersebut juga memperkuat peran perangkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW untuk mengingatkan warga mengenai risiko cuaca ekstrem dan melakukan langkah-langkah antisipasi di lingkungan masing-masing.

Adapun tiga arahan utama Pemkot Bengkulu dalam menghadapi potensi bencana adalah:

  1. Menghindari lokasi rawan bencana serta mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan dan angin kencang.
  2. Melaporkan secepat mungkin potensi bahaya atau kejadian bencana ke aparat pemerintah atau melalui Call Center 112.
  3. Melaksanakan gotong royong rutin, terutama membersihkan selokan dan drainase untuk mencegah banjir.

BMKG memprediksi cuaca ekstrem di Bengkulu masih berlangsung hingga Jumat–Minggu, dengan puncak hujan diprakirakan terjadi pada Minggu, mulai pagi hingga siang hari.

Pemkot Bengkulu berharap seluruh warga lebih waspada dan saling bekerja sama dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk meminimalkan risiko bencana.

“Gotong royong dan kesiapsiagaan adalah kunci agar dampak bencana dapat ditekan,” tambah I Made.