Empat Warganya Tinggal di Gubuk, Kades: Sudah Direkom, Tapi…

Beridiri didepan rumah keluarga Asmawat, Trisno (17 tahun) yang merupakan anak Laki-laki Asmawati/Foto: sahabatrakyat.com-Aka

LEBONG, sahabatrakyat.com Kepala Desa Talang Ulu, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Zeplin Susefa, mengaku sudah mengetahui persis ada empat orang warganya yang hidup serba kekurangan dan tinggal menumpang di dalam gubuk di lahan tetangga.

Zeplin menyatakan pemerintah desa sudah kerap merekomendasikan keluaga Ibu Asnawati (53 tahun) itu agar menjadi warga penerima program pemerintah, seperti PKH atau bedah rumah. Namun, ia tak tahu mengapa orang yang menerima tak sesuai dengan rekom.

“Kami sering disuruh rekomendasi yang layak dan tidak layak, tetapi mereka yang sering dapat itu selalu dimasukkan, tidak diganti. Jadi untuk apa kita merekomendasikan?” ujarnya bernada tanya.

Menurut dia, pemerintah desa hanya berperan merekomendasikan warganya yang dinilai layak menerima, bukan pihak yang menentukan kebijakan.

Namun rekomendasi yang kerap sampaikan pemerintah desa, kata Zeplin, terkesan tidak menjadi acuan dalam menentukan keluarga layak menerima.

Yasir Hadi Broto

Seperti diberitakan sahabatrakyat.com, Asmawati tinggal di gubuk bersama tiga buah hatinya. Sehari-hari ia bekerja serabutan. Tak ada pendapatan tetap.

Tiga anak Asmawati itu adalah Trisno (17 tahun), putus sekolah; Sinta (14 tahun), masih SLTP, dan Rafa (6 tahun) yang masih duduk di bangku SD.

Baca: Dari Gubuk Derita di Lahan Tetangga, Seorang Ibu Berjuang Hidupi 3 Anaknya

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sosial Dinas PMDSos, Yasir Hadi Broto, mengatakan pihaknya akan mengecek apakah data keluarga Asmawati pernah masuk atau tidak sebagai calon keluarga penerima bantuan. Ia juga berharap Pemerintah Desa Talang Ulu segera memberi laporan ke Dinas PMD dan Sosial.

“Sekarang kita sedang mensosialisasikan kepada camat/lurah/kades. Bantu kita verifikasi dan validasi data ulang untuk kita sampaikan ke Kementerian Sosial ulang. Dengan harapan nanti data-data tercecer seperti ini bisa tersampaikan,” tuturnya sambil memperhatikan foto-foto kediaman keluarga Asmawati.


Pewarta: Aka Budiman