GASA-Plt Gubernur Rohidin Mersyah dalam Ekspose Program Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu tahun 2018/ist

BENGKULU- Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang dicanangkan dan dideklarasikan pada awal tahun 2018 lalu merupakan program yang diinstruksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia melalui surat Nomor 470 /837/SJ.

Plt Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan, administrasi kependudukan sangat penting diperhatikan, disamping masalah di bidang kesehatan. Keakuratan data berpengaruh terhadap progres kemajuan dan tumbuh kembang suatu daerah.

“Data Kependudukan penting untuk diperhatikan, jika datanya sudah akurat tentu memudahkan kita (Pemerintah) dalam memetakan program,” ujar Rohidin Mersyah dalam Ekspose Program Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu tahun 2018 (Desa/Kelurahan Tertib Administrasi Kependudukan dan Gerakan ASN Sadar Administrasi Kependudukan (GASA) se-Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Rafflesia, Senin(12/3/2018).

Ia menambahkan, jajaran pemerintah melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi tolak ukur awal program tertib administrasi. Jika ASN sudah tertib, nantinya masyarakat akan mengikuti.

“Tertib administrasi harus berjalan mulai dari jajaran pemerintah kemudian menjalar ke masyarakat. ASN menjadi pembuka, dalam tertib data kependudukan,” tegas Rohidin.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bengkulu, M. Ikhwan menyampaikan Dukcapil akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota guna membangun kesadaran masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan yang sadar administrasi kependudukan.

“Menjalankan intruksi Menteri Dalam Negeri untuk mewujudkan daerah tertib administrasi, dimulai dari desa dan kelurahan nantinya terbangun kecamatan sadar administrasi kependudukan,” papar M. Ikhwan.

Dikatakan Ikhwan, Dukcapil Provinsi Bengkulu juga akan memilih daerah di kabupaten/kota tertib administrasi, jika perlu setiap desa/kelurahan, kabupaten/kota akan diberikan penghargaan atas pencapaian daerah tersebut dalam memenuhi program tertib administrasi.

“Nanti kita sampaikan pada Rakor Dukcapil Kabupaten/Kota yang siap menjadi percontohan daerah tertib administrasi. Dan Daerah tertib administrasi akan diberikan penghargaan jika berhasil menerapkan program ini,” pungkasnya.


Editor: Jean Freire