BENGKULU, sahabatrakyat.com- Andriadi Achmad membuktikan komitmennya maju di kontestasi Pilkada Bengkulu 2020. Di hari terakhir pendaftaran dan penyerahan berkas masa penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DPW PKS Provinsi Bengkulu, Andrian datang dan langsung mengembalikan berkas sebagai Bakal Calon Gubernur Bengkulu 2020-2025.
“Sebagai kader PKS, pernah diamanahkan sebagai caleg DPR RI PKS Dapil Bengkulu tahun 2014. Demi menghormati dan menghargai partai dimana saya sebagai salah satu kadernya, saya pertama kali wajib mendaftarkan diri sebagai Bacagub di DPW PKS Provinsi Bengkulu,” ujar Andrian yang juga aktif mengamati politik Bengkulu dan nasional, Kamis (31/10/2019).
Setelah di PKS, pria kelahiran Lebong itu juga mendatangi Partai Gerindra. Andriadi juga bakal melamar PAN pada 12 November 2019 mendatang.
Penulis buku Politik Kesukuan Dalam Pilkada ini menegaskan bahwa sebelum janur kuning melengkung atau final pendaftaran di KPU sebagai cagub – cawagub Provinsi Bengkulu yang ikut kontestan dalam Pilkada 2020 di KPU, siapa pun punya hak untuk mendeklarasikan sebagai bakal calon Gubernur Provinsi Bengkulu. Artinya tahapan peserta sudah final akan berposisi sebagai Cagub atau Cawagub yaitu pada Juni 2020.
“Karena ditanya sebagai Bacagub atau Bacawagub, bismillah saat ini saya mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Provinsi Bengkulu Periode 2020 – 2025. Nantinya, final apakah posisi sebagai Cagub atau Cawagub yaitu ditahapan pendaftaran ke KPU pada Juni 2020. Artinya saat ini kandidat yang akan ikut kontestasi pilkada mempunyai hak untuk mendeklarasikan diri sebagai bacagub,” kata Andriadi Achmad.
Andriadi Achmad maju dengan visi Bengkulu Maju dan Bermartabat. Sedangkan misi secara garis besar diturunkan dari visi menjadi 9 poin utama. Pertama, reformasi birokrasi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Aparatur Negara Berkelas dunia. Kedua, Provinsi Bengkulu Five Top Pendidikan di Pulau Sumatera.

Ketiga, Provinsi Bengkulu sebagai pintu gerbang pulau Sumatera melalui jalur laut (Pelabuhan Internasional Pulau Baai), jalur udara sebagai embarkasih haji (Bandara Internasional Fatmawati Soekarno), jalur darat (tol Lintas sumatera menghubungkan kota Bengkulu – Kota Lubuk Linggau Sumsel).
Keempat, Provinsi Bengkulu sebagai rujukan layanan kesehatan se-Sumbagsel (Rumah Sakit Tipe A dan kelas nasional). Kelima, Universitas Bengkulu menjadi Five Top University di Sumatera dan merealisasikan IAIN Bengkulu serta IAIN Curup menjadi UIN.
Keenam, pariwisata provinsi Bengkulu sebagai destinasi tujuan utama (Visit Bengkulu 2020-2025). Ketujuh, swasembada pertanian dan perkebunan (komoditas padi, kopi, dan kelapa sawit). Kedelapan, modernisasi pertambangan di provinsi Bengkulu (emas, batu bara, dan energi panas bumi). Kesembilan, optimalisasi upaya pemekaran daerah (Kota Curup, Kabupaten Lembak, dan Kab. Ketahun).
“Saya mempunyai mimpi dan visi menjadikan Provinsi Bengkulu Maju dan Bermartabat serta saya mempunyai sembilan misi sesuai dengan bulan kelahiran saya dan tentunya kebutuhan masyarakat Bengkulu,” tutup Andriadi Achmad. (rls)
Pewarta: Jean Freire









