Album Ini Tentang Cinta karya Artfi Bengkulu Utara
Album Ini Tentang Cinta karya anak muda Bengkulu Utara

BENGKULU UTARA, sahabtarkyat.com– Sanggar Seni Acting, Teater, dan Film (Artfi) Kabupaten Bengkulu Utara telah menunjukkan hasil karyanya bagi daerah. Sebuah album pop lagu Melayu Rejang Bengkulu Utara yang diberi judul “Ini Tentang Cinta” berhasil dirampungkan dan sudah bisa dinikmati masyarakat.

Proses lahirnya album ‘Ini Tentang Cinta” memang tak mudah. Meski tertatih dan melalui masa penantian yang cukup panjang dan melelahkan, setelah empat tahun, karya putra-putra Bengkulu Utara itu bisa dituntaskan di penghujung tahun 2016 dan terealisasi di tahun 2017.

Dengan mengantongi legalitas IG-H.O Nomor: 174/B/433/01/V/2016, izin industri Nomor: 01/IUI/01/3.B/III/2017. Ini menjadi fenomenal karena baru pertama yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

Ketua Sanggar Artfi Kabupaten Bengkulu Utara, Romansyah Sabania, kepada sahabatrakyat.com mengatakan, album pop Melayu Rejang Bengkulu Utara itu dapat terselesaikan berkat dorongaan dan rasa cinta yang kuat terhadap daerah.

“Bahwa seni dan budaya termasuk lagu-lagu daerah merupakan tanggung jawab kita untuk melestarikan dan mengenalkannya kepada khalayak,” ujar dia.

Kendati belum ada uluran tangan dari pemerintah daerah, tambah Romansyah, Artfi telah membuktikan karya. “Apa yang kami lakukan ini, eksistensi kami ini, hanya kepentingan dearah untuk mewujudkan nama baik daerah,” tutur Romansyah.

300 keping MP3
Menurut Romansyah, album popo Melayu Rejang bertajuk ‘Ini Tentang Cinta’ telah dicopy sebanyak 300 keping dalam format MP3 untuk disebar-luaskan kepada masyarakat langsung guna untuk mencari sumbangsih agar terealisasi DVD lengkap dengan vidio klipnya.

“Kita ingin produk ini lebih perpect, sehingga kita menunjukkan kemampuan daerah kita kepada daerah lain, kita punya karya seni yang tak kalah dengan daerah lain,” katanya.

Romansyah
Romansyah

Romansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bengkulu Utara lantaran belum bisa merealisasikan festival lagu pop melayu yang sempat diwacanakan.

“Ya, atas nama Artfi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bengkulu Utara yang sudah mengetahui ajang festival lagu pop melayu. Bahwasannya Artfi memohon maaf belum dapat menindaklanjuti kegiatan tersebut karena serba keterbatasan yang ada. Saya atas nama Ketua Artfi meminta maaf, tetapi ke depan mungkin tetap akan kita laksanakan ide ini sampai waktunya nanti,” tutup Romansyah. (MS Firman)