
REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Ayah dan anak warga Desa Lubuk Alai Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) yang diketahui bernama Amin (50) dan Amir (28) harus mendapatkan perawatan serius di salah satu RS di Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan setelah mengalami luka tembak.
Kejadian naas yang dialami keduanya itu terjadi pada Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 19.15 WIB disaat kedua ayah dan anak tersebut sedang asik minum kopi di rumahnya. Akibat kejadian tersebut kedua korban berdasar informasi yang diperoleh mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan.
Sementara pelaku mengalami luka di bagian kaki akibat sabetan parang korban yang berusaha melakukan perlawanan sebelum pelaku kabur melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang menghebohkan tersebut bermula saat kedua ayah dan anak tersebut tengah santai di rumah sembari ngopi. Tanpa disadari oleh keduanya tiba-tiba pelaku yang diketahui berinisial Ar (37) warga Sindang Beliti Ilir (SBI) datang mengendarai sepeda motor ke rumahkorban.
Tanpa basi-basi terduga pelaku langsung menembak korban secara bergantian, dimana yang menjadi sasaran pertama peluru pistol pelaku korban Amir dan berikutnya korban Amin. Mendapati serangan mendadak, korban Amir sempat melakukan perlawanan, korban mengayunkan parang miliknya kearah pelaku dan mengenai bagian kaki pelaku. Setelah mendapat serangan tersebut pelaku langsung kabur meninggalkan korban dengan menumpang satu unit mobil.
Kapolres Rejang Lebong AKBP. Tonny Kurniawan melalui Kasi Humas AKP. Syahyar membenarkan, menurutnya saat ini kedua korban masih mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Lubuk Linggau.
“Dari informasi yang kita dapatkan memang benar ada kejadian tersebut, korbannya dua orang dan saat ini masih dirawat di rumah sakit yang ada di Lubuk Linggau,”terang Syahyar.
Terkait dengan pelaku dan motif terjadinya aksi penembakan terhadap kedua korban, dijelaskan Syahyar identitas pelaku sudah diketahui dan sedang dalam penanganan pihak Polsek Padang Ulak Tanding (PUT), sementara motif kejadian diduga kuat berlatar belakang dendam.
“Kalau dugaan kita kejadian tersebut berlatar belakang dendam, namun belum diketahui apa yang memicu terjadinya dendam tersebut, sedangkan untuk pelaku identitasnya sudah diketahui dan dalam pengejaran pihaknya,”jelas Syahyar.(brn)









