Pelantikan Satgas Investasi Bengkulu
Pelantikan Satgas Investasi Bengkulu oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Senin (28/11/2016)/foto istimewa

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Tim kerja satuan tugas waspada investasi daerah resmi dilantik oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rahmad Waluyanto di Aula Grage Horizon Hotel Bengkulu, pada Senin (28/11/2016).

Pembentukan tim ini bertujuan mengawasi investasi yang masuk di daerah Bengkulu, selain itu untuk meningkatkan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

“Tim ini salah satu tugasnya adalah memantau kegiatan pengumpulan dan pengelolaan uang termasuk investasi di masyarakat,” kata Rahmad yang pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur di International Monetary Fund (IMF) pada 2008.

Tim Satgas Waspada Investasi ini diketuai oleh Kepala OJK perwakilan Bengkulu Yan Syafri, dengan anggota-anggota antara lain, Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, Kantor Kemenag, Bank Indonesia, Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Badan Penanaman Modal, dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T).

Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan Satgas Investasi Bengkulu, Senin (28/11/2016)/foto istimewa
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan Satgas Investasi Bengkulu, Senin (28/11/2016)/foto istimewa

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti berharap dengan dibentuknya Satgas ini dapat menumbuhkan komitmen bersama dalam mengembangkan ekonomi sektor swasta di Provinsi Bengkulu.

“Pekonomian pemerintah belum tumbuh seimbang dengan perekonomian swasta, masih ada kesenjangan. Oleh sebab itu Satgas yang dibentuk semoga dapat membuat langkah penyeimbang perekonomian,” ujar RM sapaan akrab Gubernur.

Kemajuan ekonomi pada sektor swasta nantinya akan berdampak bertambahnya lapangan pekerjaan. Transformasi sektor swasta dibutuhkan kepercayaan dari masyarakat terhadap industri keuangan yang ada di Indonesia.

“Gerakkan sektor swasta supaya nantinya akan terbuka ruang fiskal,” ungkap Ridwan Mukti

Kepala perwakilan OJK Bengkulu, Yan Syafri meminta masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan bermunculan investasi bodong, yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Waspada jika muncul kembali investasi yang menawarkan keuntungan berlipat, OJK siap membantu jika ada masyarakat yang ingin berinvestasi dengan sehat,” tutur Yan Syafri yang pernah menjabat Deputi Direktur Pengawasan Bank 2 kantor Regional 3 OJK Surabaya ini.

 

Penulis: Dimas, Media Center Pemprov Bengkulu

Editor: Jees