‎Lebong, 18 Agustus 2026 – Badan Musyawarah Adat (BMA) Lebong menghadiri penyelenggaraan Festival Seni Berejung. Kegiatan ini digagas dan dilaksanakan oleh Dayang Rengginang, berlangsung di halaman Kantor Camat Rimbo Pengadang pada Selasa (18/08).

‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Perempuan Adat BMA Lebong, Aan Ade Putra menyambut baik upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya khas daerah. Ia menegaskan bahwa warisan leluhur bukan sekadar identitas, melainkan modal penting bagi kemajuan masyarakat.

‎”Budaya adalah kekayaan yang tak ternilai harganya. Melalui festival seperti ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif serta memperkuat peran perempuan dan generasi muda di dalamnya,” ujarnya.

‎Kehadiran tokoh adat ini turut disambut hangat oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta warga Rimbo Pengadang. Festival Seni Berejung tampil menampilkan kekayaan busana, tarian, dan seni pertunjukan khas Lebong yang kental dengan nuansa kearifan lokal.

‎Selain menjaga nilai tradisi, acara ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan masyarakat. Diharapkan semangat serupa terus terjaga agar budaya Lebong makin dikenal, dicintai, dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan daerah.

‎Diketahui, Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lebong, Bambang ASB, Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Bengkulu, Camat Rimbo Pengadang, Pimpinan Sanggar Dayang Rengginang, Pengurus BMA Lebong dan Pesera Festival Seni Berejung se-Kabupaten Lebong.