Karateka Rejang Lebong saat mengikuti latihan di Makodim RL/foto istimewa

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Jam tangan digital saya memperlihatkan waktu pukul 20.30 WIB, Jumat (25 Agustus 2017). Saya baru saja turun dari ojek sepeda motor yang dikemudikan seorang bapak yang saya taksir berumur lebih setengah abad.
Saya berdiri tepat di seberang jalan depan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0429/Rejang Lebong. Sembari menunggu saat yang tepat, saya menghampiri seorang petugas parkir, seorang bapak yang tampak sudah lumayan berumur.
“Ojek?” tanya seorang pria yang sempat menghampiri saya sebelum sempat ngobrol dengan petugas parkir. Lelaki berjaket hitam itu segera berlalu setelah saya menjawab tidak.
“Mau kemana,” tanya petugas parkir.
“Nunggu anak lagi latihan di dalam,” jawab saya sembari menunjuk ke Makodim.
“Keluar jam berapa,” tanya dia lagi.
“Mungkin jam sembilan,” jawab saya.
Dari seberang jalan pandangan saya arahkan kembali ke Makodim. Saya fokus ke salah satu ruang di sebelah kiri yang tampak ramai oleh orang dengan pakaian serba putih. Mereka tampak sedang berlatih.
Hampir satu jam saya berdiri. Keramaian lalu lintas Kota Curup malam itu berangsur sepi. Petugas parkir pun menyimpan satu-satunya kursi yang sedari tadi menggoda untuk saya duduki saat dia memungut receh dari pembeli bakso yang parkir di situ.
Saya pun meninggalkan dia. Saya melangkah menuju Makodim, ke bangunan dimana teriakan dan hentakan orang-orang yang bersandang serba putih kian lantang menggema di telinga.
Di pintu masuk ruangan saya segera disambut dengan ramah oleh Ariyanto. Ari, begitu dia biasa dipanggil, adalah personil TNI AD berpangkat Sersan Dua yang menjadi pelatih karate perguruan Lemkari Rejang Lebong.
Ari yang terakhir meraih Juara III di ajang Kapolri Cup 2017 di Semarang, adalah pemegang Dan Tiga sabuk hitam. Sensei, begitu dia kini dipanggil oleh anak-anak didiknya.
Selain latihan rutin, malam itu Ari juga tengah menggembleng karateka FORKI Rejang Lebong yang akan diturunkan di Kejuaraan Karate Piala Pangdam II Sriwijaya, yang akan dihelat di Kota Palembang, Sumatera Selatan, September 2017.
Sensei Ari saat melatih atlet yang akan turun di Piala Pangdam II Sriwijaya, September 2017/dok.pribadi

Sensei Ari mengatakan, program pemusatan latihan atau training center itu sudah berjalan dua bulan terakhir. Dalam sepekan para atlet berlatih tiga kali dalam sehari. Yakni pagi, sore dan malam hari. Masing-masing sekitar dua jam.
Latihan pagi dimulai pukul 09.00-11.00 WIB, sore pukul 15.30-17.30 WIB, dan malam mulai pukul 19.30-22.00 WIB.
“Kami hanya libur Minggu malam,” sebut Ari kepada sahabatrakyat.com, Sabtu (26/8/2017) siang usai sesi latihan pagi.
Materi selama pelatihan yang dipusatkan di Makodim RL, lanjut Ari, mencakup teknik komite pertandingan, kata perorangan pertandingan, dan latihan fisik.
Kontingen FORKI RL sendiri diperkuat karateka dari berbagai perguruan, yakni Lemkari, KKI, dan INKAI. Jumlahnya mencapai 20 orang untuk bertarung di kelas pra-pemula, pemula, cadet, junior dan senior.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0429/RL yang juga Ketua FORKI Rejang Lebong, Letkol Kav Hendra S Nuryahya, SH, mengatakan, Kejurnas Pangdam II Sriwijaya merupakan ajang seleksi atlet karate yang akan turun di Asian Games 2018. “Jadi setelah Piala Pangdam akan dilanjutkan dengan Piala Panglima TNI,” kata Letkol Hendra.
Piala Pangdam II Sriwijaya sendiri akan dibentang selama tiga hari, 8-10 September 2017. Sementara Piala Panglima TNI akan dimulai 22-24 September 2017 di GOR Ahmad Yani, Cilangkap, Semarang, Jawa Tengah.
Daftar Atlet Karate FORKI Rejang Lebong Piala Pangdam II Sriwijaya:
No Nama/ Kelas Tanding/Asal Perguruan
1. Cathrelle Jesy Nathania Siboro/kata/kumite/-25 kg/LEMKARI
2. Naura Ghoniv/kumite/-25 kg/KKI
3. M. Alfarel Agusti P/kumite/-35 kg/LEMKARI
4. Dini Trisarisma/kumite/-30 kg/KKI
5. Anisa Fawazarha/kumite/+40 kg/LEMKARI
6. Reza Pernanda/kata/kumite/-47 kg/LEMKARI
7. Anisa Nursaliha/kata/kumite/-47 kg/KKI
8. Feby Dwi Pratiwi/kumite/-55 kg/KKI
9. Thomas Hidayat/kumite/-76 kg/KKI
10. Giffari Niscala P/kumite/-76 kg/KKI
11. Risma Sekarati/kumite/-55 kg/KKI
12. Eggy Septiani/kumite/-59 kg/KKI
13. Nia Anggraini/kumite/-50 kg/INKAI
14. Rizki Ayu Santila/kata/senior/LEMKARI
15. Annete Septy Fauzi/kuimte/-55 kg/senior/INKAI
16. Dedy Irawan/kata/senior/LEMKARI
17. Agus Susanto/kumite/-55 kg/senior/KKI
18. Tika Kramelia/kata/kumite/-61 kg/senior/LEMKARI
19. Nugi Supriyadi/kumite/-55 kg/senior/INKAI
20. Citra/kumite/-50 kg/senior/INKAI
21.Arman/usia dini/kata/-30 kg/INKAI
22. Gifari/pemula/kata/kumite/INKAI
23. Azril/junior/kumite/INKAI
24. Zihan Salma/pemulia/kata/+50 kg/INKAI
_________________
Penulis: JEAN FREIRE