Dua Kali Mangkir, Mufron Ditangkap di Jakarta

Mufron Imron (tengah) saat dijemput paksa polisi

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Polda Bengkulu diback-up Polda Metro Jaya akhirnya menangkap Mufron Imron yang sudah resmi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah KONI senilai Rp 15 milyar tahun anggaran 2020.

Mufron dijemput paksa oleh polisi setelah dua kali mangkir dari panggilan. Mantan ketua KONI itu ditangkap saat istirahat di Hotel dan Apartemen Aston Titanium Square Pasar Rebo Jakarta Timur pada hari Jum’at tanggal 05 mei 2021 sekira pukul 01.15 WIB.

“Tersangka sedang istirahat di situ. Dia sendirian dan ditangkap tanpa perlawanan,” kata Kapolda Irjen Pol Teguh Sarwono melalui Dir Direskrimsus Kombes Pol Dolifar Manurung, Minggu (9/5) siang.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menambahkan sebelumnya sempat dilakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait tindak pidana dugaan korupsi dana hibah KONI Provinsi Bengkulu, pada Senin 8 Maret 2021 oleh Penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu.

“Setelah dari penyelidikan yang kami lakukan diketahui bahwa terdapat kerugian dana hibah KONI Provinsi sebesar Rp 11 milyar, dan setelah proses penyidikan yang telah diketahui bahwa tersangka paling bertanggung jawab atas kerugian tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

“Setelah dijemput di tempat persembunyiannya, tersangka dibawa ke Polda Metro Jaya dan kemudian dibawa ke Bengkulu sedangkan untuk mencegah penularan Covid 19 yang saat ini masih jadi pandemi mengingat tersangka bersembunyi di Jakarta, begitu sampai ke Bengkulu kami lakukan rapid swab antigen,” Kata Kabid Humas Polda Bengkulu.

Ditambahkan Sudarno sampai saat ini tersangka MI dilakukan penahanan di Rutan Polda Bengkulu guna mempermudah proses penyidikan dan juga mencegah tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, mengingat tersangka selama ini tidak kooperatif. (**)