
REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Bupati Rejang Lebong Drs. Syamsul Effendi, MM semasa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Hendra Wahyudiansyah sangat ingin berbuat banyak untuk membangun Rejang Lebong dan mensejahterakan masyarakat yang dipimpinnya.
Untuk mendapatkan banyak masukan dan saran dalam mensukseskan program yang sudah dimiliknya hingga 2024 mendatang, Rabu (16/03/2022) Syamsul Effendi selaku Bupati dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menggelar kegiatan Coffee Morning di halaman Kantor Bupati Rejang Lebong.
Coffee Morning yang dilaksanakan untuk mendapatkan banyak masukan dan saran untuk lebih meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tersebut mengundang langsung sejumlah perwakilan masyarakat dari berbagai unsur seperti MUI, FKUB, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Perempuan, tokoh masyarakat hingga wartawan.
“Sebagaimana tadi diketahui Alhamdulillah kita bisa bertemu dan mendengar langsung berbagai masukan, berbagai informasi yang terjadi di lapangan, tentu informasi-informasi tersebut sangat penting untuk kami tindaklanjuti demi kepentingan bersama,”sampai Syamsul.
Kegiatan Coffee Morning yang direncanakan akan digelar secara berkelanjutan tersebut sangatlah baik,bahkan menurutnya kegiatan yang pertama dilaksanakan itu terlambat dan seharusnya sudah dilakukan sebelum-sebelumnya.
Dengan kegiatan yang sangat positif tersebut lanjut Syamsul selaku Bupati dirinya bersama dengan Forkopimda dan pihak terkait lainnya mendapat banyak informasi kongkrit terkait yang saat ini terjadi ditengah-tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif nanti tentu akan kita lakukan kembali, sebagai pelayan masyarakat tentu harus banyak mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat hingga tidak salah dalam berbuat,”ujarnya.
Lebih lanjut Syamsul mengatakan, dari kegiatan tersebut ada beberapa hal yang saat ini tengah dihadapi masyarakat, antaranya terkait masalah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, terhadap kondisi tersebut, Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus berjuang melakukan penanganan terhadap Covid-19, salah satunya dengan kegiatan percepat capaian vaksinasi hingga 90 persen.
Selain itu selaku pemerintah pihaknya pula menurut Syamsul terus melakukan himbauan dan mengajak masyarakat untuk patuhi prokes.
Kemudian masalah susahnya mendapatkan minyak goreng saat ini, atas kondisi tersebut Syamsul Effendi mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah meminta agar pihak-pihak yang mempunyai minyak goreng untuk dapat segera menyalurkan minyak goreng ke masyarakat langsung atau melalui toko-toko.
Tak hanya itu Syamsul Effendi juga menegaskan jika pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada pihak-pihak tertentu atau oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan situasi kesusahan yang dialami masyarakat ini dengan menjual minyak goreng dengan harga yang melebihi ketentuan apalagi melakukan penimbunan.
“Kami tidak akan tinggal diam tentunya bersama Forkompinda dan pihak-pihak terkait akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap masalah minyak goreng ini, dan kami mintai agar jangan ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan atau sengaja meraup keuntungan dengan menjual minyak goreng diatas ketentuan, itu sangat merugikan masyarakat,” tegas Syamsul.
Terkait dengan masih banyaknya kasus narkoba dan banyak pula yang berhasil diungkap pihak Sat Resnarkoba Polres Rejang Lebong. Bupati Syamsu Effendi dihadapan wartawan menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan pihak Polres Rejang Lebong dalam mengungkap dan memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres Rejang Lebong atas keberhasilannya mengungkap kasus-kasus narkoba,” sampai Syamsul.
Syamsul juga mengajak seluruh pihak untuk mengindari dan menjauhi narkoba karena hal tersebut akan menimbulkan kesengsaraan dalam kehidupan.
“Kami mengajak anak-anak, remaja, putra dan putri pastikan diri kita tidak dengan narkoba, kemudian peran orang tua,alim ulama, pemerintah harus bersinergi dalam mencegah dan memberantas masalah narkoba ini,”akhirnya.(brn)









