Gubernur Rohidin Beri Penyuluhan Tangani Kesehatan Hewan di Mukomuko

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengisi penyuluhan kesehatan hewan di Mukomuko/Gambar: Ist

MUKOMUKO, sahabatrakyat.com– Agenda kunjungan kerja Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Kabupaten Mukomuko diwarnai kegiatan penyuluhan tentang kesehatan hewan ternak. Kebetulan, basis ilmu sang gubernur memang dokter hewan.

Kegiatan bertajuk Pelayanan Kesehatan Hewan Untuk Ternak Masyarakat itu dipusatkan di Desa Padang Gading, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Minggu (23/2/2020).

Penyuluhan dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan status kesehatan hewan agar dapat meningkatkan populasi ternak, terutama ternak sapi, yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Pada kesempatan ini, drh. Rohidin Mersyah menyampaikan pentingnya peternak memperhatikan kesehatan hewannya. Apalagi di sini masih banyak peternak yang mengumbar sapinya. Pemikiran ini harus dibalik, sehingga kedepan peternak memperoleh hasil terbaik.

“Kebanyakan peternak kita masih mengumbar hewannya, ini tentu dapat mengganggu kesehatan, perkebunan tanaman, dan sering kali ternak hilang atau mati. Inilah kendala yang paling utama, perilaku beternaknya yang harus kita ubah agar mau beternak secara intensif atau dikandangkan,” ujar Gubernur Rohidin

Lebih lanjut, Gubernur Rohidin menyampaikan faktor managemen pengelolaan pakan dari pelepah sawit perlu dimanfaatkan dengan baik. Agar mampu memghasilkan pakan berkualitas, dengan cost yang minim namun mendapat hasil terbaik.

“Para peternak perlu pengelolaan secara intensif sebagaimana kelompok tani yang berhasil, seperti tadi ada kelompok tani yang diberi bantuan 20 ekor pada tahun 2011 lalu, kemudian sekarang berkembang menjadi 250 ekor. Hal ini tentu sesuatu yang luar biasa, populasi ternaknya berkembang dengan bagus dan tidak menggangu usaha tani yang lain, sehingga pendapatan masyarakat menjadi lebih baik,” terang Rohidin yang juga sebagai dokter hewan.

Terakhir Gubernur berpesan, peternak perlu memikirkan bibit dan bakalan sapi terbaik untuk dibagikan pada kelompok-kelompok sehingga kedepan hal tersebut menjadi modal awal untuk berkembang.

“Hasilkan bakalan yang unggul, agar kedepan dapat membantu kelompok tani yang lain. Sehingga dapat sama-sama berkembang dan sukses beternak sapi,” tutup Gubernur

Sementara itu, Kepala Desa Pagar Gading Sutejo mengungkapkan di desanya hampir ada 800 hewan ternak sapi yang dimiliki petani maupun kelompok. Namun menurutnya, masih banyak kendala dalam pemeriksaan kesehatannya seperti penyuntikan.

“Kami harapkan di tahun berikutnya penyuluhan kesehatan ternak lebih ditingkatkan, kunjungan Gubernur seperti ini lebih memotivasi kita kedepan untuk meningkatkan populasi ternak yang besar, dan sehat,” pungkas Sutejo.


Pewarta: Sumitra Naibaho