Kerap Didata Tapi Tak Terima Apa-apa, Bupati Instruksikan Kadis Sosial BU Tinjau Keluarga Mutazakirun

Kondisi kediaman Mutazakirun

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Suwanto, SH, S.AP, Kamis (02/04/2020), mengaku sudah diinstruksikan langsung Bupati BU Ir H Mian untuk segera meninjau ke kediaman Mutazakirun (62 tahun) yang berdasarkan pantauan sahabatrakyat.com hidup serba kekurangan.

Mutazakirun (62 tahun), yang menjalani hidup bersama istri dan empat orang anaknya sejak 2005 lalu yang mengaku kerap didata namun tak pernah dapat apa-apa. Namun keluarga miskin yang tercatat sebagai penduduk Dusun IX Limas Jaya Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, itu tak pernah mengeluh.

Suwanto menjelaskan, Dusun Limas Jaya sebelumnya berstatus sebagai desa persiapan. Limas Jaya baru resmi definit dan tergabung ke Desa Air Sebayur berdasarkan hasil sosialisasi yang dilaksanakan pada 25 April 2019.

“Jadi bukan tidak tersentuh bantuan, melainkan terhambat dengan administrasi yang bersangkutan. Saat ini sudah ada kepastian Dusun Limas Jaya masuk dalam Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara” terang Suwanto.

Suwanto menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala desa setempat agar memfasilitasi SKTM. Sebab setelah dicek, Mutazakirun tidak masuk ke Basis Data Terpadu (BDT) yang rekapnya melalui operator desa lalu diupload melalui aplikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga masuk dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) untuk BDT-nya.

Karena sudah ada kepastian status desa, Pemerintah Desa setempat, kata Suwanto, juga tanggap untuk segera mengurus surat-surat yang diperlukan.

“Hari ini kita turun langsung mengambil surat-surat yang dibutuhkan untuk mengurus proses JKN-KIS. Kalau bantuan yang lain-lain kita berupaya karena harus mengikuti prosedur dan proses.”

“Intinya dari pemerintah telah mengupayakan administrasinya seperti KK, KTP. Proses ini mengalami beberapa kali perubahan. Terakhir diperbaiki tahun 2019. Segera akan diurus BPJS PBI, itu yang sangat memungkinkan dalam waktu dekat ini dan yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial,” paparnya.

Selain itu, Pemerintah Daerah melalui pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas (TKS-PD) Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara telah mengusulkan kedua anak Mutazakirun yang menyandang disabilitas ke dalam Program Penerima Manfaat Individu.

“Kedua anak Pak Mutazakirun, Meki Mato dan Instan Hayana, telah terdata dan terinput di tahun 2019 ke dalam Sistem Informasi Penyandang Disabilitas. Mengenai bantuan Penerima Manfaat Individu itu langsung SK Kementerian Sosial,” tambahnya.


Pewarta: MS Firman