REJANGLEBONG, sahabatrakyat.com- Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Rejang Lebong yang merupakan salah satu sarana dan prasarana olahraga di daerah tersebut saat ini kondisinya memprihatinkan bahkan tidak dapat dibanggakan oleh masyarakat.
Berdasar pantauan, GOR Rejang Lebong kondisinya saat ini banyak mengalami kerusakan, di bagian luar bangunan selain terlihat kumal, juga terlihat kaca-kaca gedung yang rusak parah, sementara di bagian dalam GOR terlihat 80 persen plapon sudah bolong bahkan sudah banyak pula yang ditambal dengan bekas baleho ataupun spanduk.
Terkait hal ini Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi saat menghadiri acara kegiatan hari guru dan HUT PGRI yang dilaksanakan di GOR Rejang Lebong, Kamis (16/12/2021) menyampaikan pernyataannya jika dirinya merasa malu dengan kondisi GOR tersebut. Tak hanya itu Syamsul juga meminta agar Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Rejang Lebong untuk segera melakukan upaya perbaikan dan menganggarkan untuk pelaksanaan perbaikan GOR tersebut.
“Jujur saya merasa malu dengan kondisi GOR kita ini, dan saya minta Dispora untuk segera melakukan upaya terkait kondisi GOR ini dan nanti diperubahan anggaran segera prioritaskan ajuan untuk perbaikan,”ujar Syamsul.
Sementara itu Ka Dispora Rejang Lebong Noprianto terkait dengan kondisi GOR yang memprihatinkan tersebut menjelaskan jika sarana prasarana olahraga di di daerah tersebut diakui olehnya belum optimal, dan itu terjadi di semua tempat.
Selain itu diketahui pula jika hingga tahun 2022 mendatang pihaknya belum memiliki anggaran secara spesifik untuk penanggulangan permasalahan sarana dan prasarana olahraga termasuk permasalahan kondisi GOR tersebut.
“Kita akui terkait kondisi sarana dan prasarana olahraga kita belum maksimal, dan kita juga hingga tahun depan belum menganggarkan secara spesifik untuk permasalahan sarana dan prasarana olahraga tersebut, salah satu alasannya kita tahu kondisi selama ini pandemi COVID-19,”jelasnya.
Meski demikian, dilanjutkan Noprianto pihaknya sudah menganggarkan untuk biaya perawatan beberapa venue olahraga meski angkanya masih sangat minimal.
“Yang ada baru anggaran perawatan, besarannya tidak sampai 500 juta hanya 300 juta, itu dialokasikan ke 4 venue olahraga yakni stadion, GOR, kolam renang dan lapangan tenis,” lanjutnya.
Terkait dengan GOR sendiri di tahun 2022 pihaknya akan melaksanakan kegiatan rehab di beberapa sisi saja sesuai dengan ketersediaan angggaran yakni mengganti kaca-kaca yang pecah, kemudian perbaikan sirkulasi udara di dalam GOR.
Ada beberapa perbaikan, tapi tidak banyak kita sesuaikan dengan anggarannya seperti mengganti kaca-kaca yang pecah, kemudian perbaikan sirkulasi udara, paling itu dulu yang bisa sementara ini, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi dan anggarannya bisa terpenuhi,” akhirnya.(brn)









