Main Sabu, Juru Masak Hotel Dibekuk

Polda Bengkulu merilis penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkotika

KOTA BENGKULU, sahabatrakyat.com- Peredaran narkotika di Bengkulu seperti tiada habisnya. Hampir setiap hari ada saja kasus yang berhasil diungkap dengan pelaku dari beragam latar belakang dan lokasi yang juga berubah-ubah.

Seperti yang baru saja diekspos Polda Bengkulu. Pelakunya tak cuma tuna karya alias pengangguran, melainkan juga seorang karyawan alias pekerja di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, S.Sos, MH didampingi oleh Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Bengkulu Kompol Nuswanto, SH, S.Ik, MH saat jumpa pers di ruang Press Room Bid Humas Polda Bengkulu menjelaskan, untuk kasus pertama pelaku jalan AK (35 tahun) yang berprofesi sebagai seorang juru masak di salah satu hotel ternama di Bengkulu.

Ia ditangkap Ditresnarkoba Polda Bengkulu atas kepemilikan 6 paket besar ganja dengan berat hampir 1 kg serta 2 paket sabu seberat 0.30 gram.

Pelaku ditangkap pada Selasa 7 Desember 2021 dini hari di salah satu kontrakan di Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Ganja sempat pelaku sembunyikan di dalam tabung hitam dan sudah dibungkus plastik sebelum ditemukan petugas. Sementara sabu petugas temukan di kamar kontrakannya yang terbungkus plastik bening.

“Dari pemeriksaan petugas, Ia mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang sudah diketahui identitasnya di Sumatera Utara,” ungkap Kabid Humas.

Untuk kasus kedua, anggota Ditresnarkoba Polda Bengkulu meringkus RM (29 tahun) laki-laki tuna karya warga Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Ia ditangkap saat berada di parkiran salah satu hotel yang ada di Kota Bengkulu pada Selasa siang 07 Desember 2021.

Setelah digeledah, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu. Tak sampai disitu, polisi juga menggeledah rumah pelaku dan didapatlah beberapa paket ukuran siap edar.

“Satu paket besar seberat 16.5 gram, 1 paket sedang seberat 6 gram, 41 paket kecil seberat 0.25 gram/paket dan 21 paket kecil seberat 0.2 gram per/paket,” ungkapnya.

Guna kepentingan lebih lanjut, kedua pelaku saat ini sedang menjalani penahanan dan pemeriksaan di Polda Bengkulu. (Rls)