Melintas Dini Hari, 3 Pria Dicegat Warga. Ternyata Maling Karet…

BB Karet diduga hasil curian/ist

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Kedapatan warga sedang membawa dua potong karet basah yang diduga hasil curian, seorang pemuda berusia 26 tahun dan dua orang remaja dibawah umur yang berusia 17 tahun dan 15 tahun ditangkap personil Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara Polda Bengkulu.

Kapolres BU AKBP Andy Pramudya Wardana, S.Ik., melalui Kasat Reskrim AKP Jery Nainggolan, S.Ik., Minggu ( 16/01/22 ) mengungkapkan, ketiganya ditangkap hari Sabtu tanggal 17 Januari 2022 sekira pukul 02.00 Wib di Desa Padang Bendar, Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara.

Kasat Reskrim menjelaskan, ketiga tersangka yang ditangkap tersebut berinisial WW (26) warga Kecamatan Kerkap Kabupaten BU, Kumbang (17) serta Bangor (15)–keduanya warga Kabupaten BU dan masih berstatus pelajar SMK dan SMP.

“Ketiga tersangka kami tangkap berdasarkan LP/B/106/I/2022/SPKT / POLRES BKL UTARA/POLDA BENGKULU, tanggal 15 Januari 2022,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengatakan, tindakan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan ketiga tersangka diketahui berawal pada hari Sabtu tanggl 15 Januari 2022 sekira jam 02.00 WIB, saksi Kurat sedang bermain gaple bersama warga yang lain dan melihat dua orang sedang melintas dengan sepeda motor di jalan Desa Aur Gading.

Karena ada bau karet maka saksi dan warga mengejar.

Saat dihentikan, dari badan tersangka ada bau karet dan pakaian dalam kondisi basah. Salah satu pelaku melarikan diri setelah ditanya oleh saksi. Sementara tersangka lainnya mengakui bahwa benar mereka mencuri karet di Desa Padang Bendar.

Dari pengakuan tersangka juga bahwa yang membawa karetnya adalah tersangka WW. Lalu pelapor Husdek (38) warga Hulu Palik Kabupaten BU mencari keberadaan tersangka WW, dan mendapat informasi dari warga bahwa ada sepeda motor melintas ke arah Talang Pasak membawa 2 potong karet ditutup dengan daun dekat pondok kebun jagung milik mertua tersangka WW.

Namun sepeda motor dan tersangka sudah tidak ada di tempat tersebut, dan setelah dilihat oleh pelapor bahwa benar karet tersebut adalah miliknya dengan berat sekitar 130 (seratus tiga puluh) kg yang disimpan di dalam kolam khusus karet di depan rumah pelapor.

“Dari ketiga tersangka kami menyita barang bukti berupa 2 (dua) balok getah karet dengan berat 96 (sembilan puluh enam) kilogram yang telah dirubah bentuk menjadi uang sebesar Rp 720 ribu serta satu unit sepeda motor Honda Sonic dengan Nopol BD 4516 YG warha hitam lis merah,” kata Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menambahkan saat ini ketiga tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (rls)