SAHABAT RAKYAT, Bengkulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan program ASN Corporate University (ASN Corpu) yang diinisiasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI sebagai upaya mencetak aparatur sipil negara yang berkualitas.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rejang Lebong Erwan Zuganda, di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan bahwa pengembangan kompetensi melalui ASN Corpu merupakan investasi jangka panjang bagi daerah, bukan sebuah beban anggaran.

“Pemkab Rejang Lebong sepakat bahwa ASN Corpu adalah investasi. Ini merupakan upaya membangun SDM yang berkualitas serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Erwan usai mengikuti rapat koordinasi penerapan ASN Corpu secara daring.

Dia menjelaskan, skema pembelajaran ini sangat krusial dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ke dalam langkah kerja nyata, sehingga arah pembangunan Kabupaten Rejang Lebong dapat tercapai secara optimal.

Sesuai dengan amanat undang-undang, kata dia, setiap ASN baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diwajibkan memenuhi pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran per tahun.

“Di Kabupaten Rejang Lebong, implementasi ASN Corpu sudah mulai dijalankan, salah satunya melalui pembelajaran daring atau zoom meeting. PPPK juga termasuk dalam program ini,” terangnya.

Melalui program tersebut, dia berharap seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Rejang Lebong dapat bekerja lebih maksimal dan responsif terhadap dinamika lingkungan yang cepat berubah.

Menurut dia, ASN juga dituntut mampu memberikan dukungan nyata terhadap komitmen pembangunan daerah, khususnya dalam program membantu rakyat yang tengah digalakkan pemerintah kabupaten setempat.

Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI Erna Irawati, menegaskan bahwa rakor tersebut bertujuan menyusun langkah strategis pengembangan kapasitas aparatur guna menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Untuk mewujudkan ASN Corpu, yang paling utama adalah adanya komitmen dari pimpinan. Tanpa komitmen tersebut, program ini tidak akan berjalan optimal,” kata Erna. (red)