Rekrutmen Anggota, Kapolda: Jangan Percaya Siapapun, Termasuk Oknum Polisi!

Penandatangan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Terpadu Taruna/Akpol Tahun Anggaran 2021 yang berlansung di Aula Adem, Biro SDM Polda Bengkulu, Jumat (16/4/2021) pagi.

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Siapa pun yang mau mengabdikan dirinya menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus yakin dan percaya kepada kemampuannya sendiri. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan bisa membantu kelulusan, termasuk kepada oknum polisi.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Bengkulu Inspektur Jenderal Teguh Sarwono usai memimpin penandatangan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Terpadu Taruna/Akpol Tahun Anggaran 2021 yang berlansung di Aula Adem, Biro SDM Polda Bengkulu, Jumat (16/4/2021) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan orang tua atau wali dan peserta serta pejabat utama dan panitia penerimaan dengan menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 secara ketat.

“Jangan percaya kepada siapapun termasuk oknum kepolisian yang menjanjikan bisa membantu kelulusan, karena sistem yang terbentuk tidak memungkinkan adanya celah termasuk adanya pengawas internal dan eksternal yang terlibat aktif dalam setiap tahapan,” tegasnya sembari mengingatkan tetap patuhi prokes karena peserta yang dinyatakan positip covid-19 akan dinyatakan gugur.

Kapolda Bengkulu juga berpesan agar seluruh peserta dapat benar-benar berusaha meningkatkan kemampuan diri sehingga memperoleh hasil yang memuaskan dalam setiap tahapan dan membuat perwakilan dari Provinsi Bengkulu dapat bersaing dengan provinsi lain saat bertanding di tingkat Mabes Polri.

Kepada awak media yang menemui usai memimpin kegiatan, Kapolda Bengkulu secara tegas menyatakan bahwa proses rekruitmen menerapkan prinsip BETAH yakni bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clean and clear sesuai dengan petunjuk Mabes Polri.

“Rekrutmen atau penerimaan anggota Polri dengan prinsip BETAH: bersih, transparan, akuntabel dan humanis ditambah clear dan clean sudah dimulai sejak 2008. Setiap saat ada perubahan dan peningkatan untuk menghilangkan KKN itu. Jadi mau panitia, atau Kapolda sekalipun tidak bisa,” kata Teguh.

Justru yang menjadi persoalan, kata Teguh, adalah informasi yang masih berkembang di masyarakat yang menyebut sistem rekrutmen masih bisa dengan cara-cara KKN. Bahkan Teguh sendiri mengaku dirinya juga pernah diminta untuk membantu.

“Saya saja beberapa kali diminta titip. Saya katakan tidak bisa. Kapolda saja nggak bisa apalagi panitia atau Wakapolda. Kita hanya melaksanakan sistem yang sudah disiapkan Mabes Polri” imbuhnya.

Ia menambahkan, setiap peserta tes juga bisa melihat nilainya begitu selesai menyelesaikan tahapan tes. “Jadi yakinlah dengan kemampuan diri sendiri. Kalau nggak percaya silakan datang dan lihat sendiri. Apa omongan saya benar atau tidak. Kalau sudah, baru komentar,” tegasnya.

Lebih lanjut Teguh berharap peserta yang ikut tes dari Bengkulu bisa lolos di tahap-tahap selanjutnya. “Kita pastinya mau dapatkan yang terbaik. Bisa bersaing dengan daerah lain. Kalau berangkat orang 10 maunya kita lolos 10 juga,” ujarnya.

Kepala Biro SDM Polda Bengkulu, Anthony Koylal, menambahkan seleksi tahun ini juga ketat dengan protokol kesehatan. Bahkan jika ada peserta yang positif terpapar Covid-19 maka dipastikan gugur seleksi.

“Karena kita tidak mau membahayakan peserta yang lain maka dibuat ketentuan yang terpapar Covid-19 otomatis tidak lulus, tidak memenuhi syarat,” kata Anthony.

Anthony juga berharap peserta seleksi tahun ini bisa mencerminkan keterwakilan setiap daerah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Apalagi sosialisasi dan pelatihan juga dilaksanakan di Polres masing-masing. “Nanti orientasinya kita harapkan juga kembali ke daerah asalnya masing-masing,” katanya.

Berdasar data animo dan verifikasi seleksi calon tamtama dan taruna pada Polda Bengkulu diketahui jumlah pendaftar tahun ini sebanyak 2.051 orang. Namun yang terverifikasi sebanyak 1.952 orang.

Masing-masing adalah sebagai berikut:
1. Taruna Akpol: 89
2. Bintara PTU : 1654
3. Bintara TI: 59
4. Bintara Perawat: 3
5. Bintara Bidan: 1
6. Bintara Rekpro: 0
7. Bintara Pramugari: 1
8. Bintara Brimob : 120
9. Bintara Polair : 25

 


Sumber: rri.co.id dan rilis Humas Polda Bengkulu